logo rilis
Kereta Sleeper 'Full Booked' untuk 16-25 Juni
Kontributor
Yayat R Cipasang
13 Juni 2018, 10:35 WIB
Kereta Sleeper 'Full Booked' untuk 16-25 Juni
Kereta sleeper dimiati pemudik. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Bersamaan musim mudik Lebaran, PT Kereta Api Indonesia meluncurkan kereta sleeper atau kereta dengan fasiltas untuk tidur. Kereta yag dilucurkan 12 Juni 2018 ini untuk taggal 16-25 Juni sudah full booked alias penuh.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengatakan, kereta sleeper merupakan suatu peningkatan pelayanan yang diberikan oleh PT KAI (Persero) kepada penumpangnya.

"Tentu ini pasar untuk para penggemar kereta api untuk mencobanya dan saya tadi cek bagian reservasi tanggal 16 s/d 25 sudah full booked (penuh). Intinya ada suatu permintaan yang mungkin trennya bisa terus meningkat," kata Djoko seperti dikutip rilis.id dari laman Kemenhub, Rabu (13/6/2018).

Untuk diketahui, layanan kereta sleeper ini terdapat pada KA Argo Bromo dengan rute Stasiun Gambir-Semarang Tawang-Stasiun Surabaya Pasarturi PP.

Untuk dapat menaiki kereta sleeper ini, PT KAI (Persero) membanderol dengan harga sebesar Rp. 900.000/penumpang. Terkait hal tersebut, Djoko mengungkapkan bahwa PT KAI (Persero) sudah menghitung seluruh biaya sebelum menerapkan harga.

"Saya rasa PT KAI sudah ada hitungannya sebelum menerapkan harga itu. Kalau dilihat sebenarnya untuk orang yang punya pertimbangan tertentu ini mungkin tidak mahal. Sebagai contoh daripada dia menginap di hotel di Jakarta, lebih baik menginap di kereta ini dan juga dapat fasilitas lainnya," urai Djoko.

Terkait fasilitas kereta sleeper, Djoko memberikan beberapa masukan kepada manajemen agar dapat meningkatkan pelayanannya.

"Karena ini ditujukan untuk orang yang mempunyai privasi yang tinggi, beberapa hal tadi kita diskusikan dan semoga manajemen memperhatikan ini. Salah satunya adalah mungkin karena untuk orang tidur, orang tidur kan ngak sadar supaya tidak jadi tontonan. Yang kedua ada hal yang sifatnya privat mungkin itu perlu juga dijaga," terang Djoko.

Ke depan diharapkan pelayanan ini sapat membuat masyarakat yang biasa menggunakan kendaraan pribadi untuk mudik lebaran atau berpergian jauh dapat mencoba transportasi kereta api yang tentunya selamat, aman dan tepat waktu.


500
komentar (0)