logo rilis
Keren! Petani Cabai Pakai Minyak Cengkeh untuk Kendalikan OPT
Kontributor
Fatah H Sidik
21 April 2018, 19:15 WIB
Keren! Petani Cabai Pakai Minyak Cengkeh untuk Kendalikan OPT
Lokasi pertanaman cabai di Desa Santai, Kecamatan Puncu, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (21/4/2018). FOTO: Ditjen Hortikultura

RILIS.ID, Kediri— Petani cabai di Kediri, Jawa Timur, menggunakan pestisida nabati eugenol untuk mengendalikan virus kuning. Pengendalian ramah lingkungan tersebut menggunakan minyak cengkeh.

"Petani intensif menjaga pertanaman dengan melakukan pengendalian ramah lingkungan dengan menggunakan pestisida nabati, seperti penggunaan minyak cengkeh," ujar petani binaan Direktorat Jenderal Hortikultura (champion) setempat, Bahus Ananto, di Kediri, Sabtu (21/4/2018).

Pernyataan senada diutarakan Kepala Dinas Pertanian Kediri, Widodo. Dia bahkan memastikan, serangan virus kuning takkan berpengaruh signifikan terhadap produksi.

Baca: Luas Panen di Kediri 3.050 Hektare, Stok Cabai Jatim Aman

Sementara, Kepala Subdirektorat Aneka Cabai dan Sayuran Buah, Agung Sunusi, menerangkan, pemerintah terus berupaya mendorong Kediri menjadi penyangga cabai merah nasional. Salah satu upayanya, memberikan beragam bantuan untuk pengembangan tanaman cabai.

Pada 2017-2018, bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pengembangan aneka cabai mencapai 250 hektare. Bantuan berupa benih, mulsa, pupuk kandang, pupuk kimia, serta kultivator dan pompa air.

"Ada juga bahan pengendali OPT (organisme pengganggu tanaman) ramah lingkungan. Sehingga, diharapkan Kabupaten Kediri bisa menjadi penyangga wilayah Jawa Timur dan Jabodetabek," pungkas Agung saat berkunjung ke Kediri.

Baca: Di Kebumen, Cabai Ditanam di Bawah Cemaran dan Kelapa


500
komentar (0)