logo rilis

Kenaikan Harga Avtur Belum Pengaruhi Batas Bawah Tarif Pesawat
Kontributor
Elvi R
22 Mei 2018, 14:19 WIB
Kenaikan Harga Avtur Belum Pengaruhi Batas Bawah Tarif Pesawat
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan belum mengkaji terkait tarif batas bawah pesawat menyusul kenaikan harga avtur.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso mengatakan, pihaknya belum mengkaji karena kenaikan belum mencapai 10 persen.

"Nanti kalau sudah sampai 10 persen baru kita kaji," katanya, di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Dalam enam bulan terakhir, harga avtur terus merangkak naik.

Berdasarkan data Pertamina Aviation, harga avtur di Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini Rp8.300 per liter atau US$0,61.70 sudah termasuk biaya pengiriman ke pesawat, namun belum termasuk PPN 10 persen dan PPB 0,3 persen, sementara itu sebelumnya masih di kisaran Rp7.580 atau US$0,56.20 per liter.

"Apabila tiga bulan sudah mencapai kenaikan 10 persen baru kita evaluasi," katanya.

Berdasarkan data Index Mundi, harga avtur pada Juli 2017 tercatat US$1,42 dan naik menjadi US$1,95 per galon pada Januari 2018.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihak ya belum ada rencana merevisi tarif atas bawah untuk pesawat. "Kita harus pelajari dengan baik jangan sampai kita membuat aturan ternyata melanggar KPPU dan sebagainya," katanya. 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)