logo rilis

Kementerian PUPR Bangun Jaringan Perpipaan Air Limbah untuk Layani 22 Ribu SR di Pekanbaru
Kontributor
Elvi R
14 Juni 2019, 19:03 WIB
Kementerian PUPR Bangun Jaringan Perpipaan Air Limbah untuk Layani 22 Ribu SR di Pekanbaru
FOTO: Biro Komunikasi Publik PUPR

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan pelayanan sanitasi melalui Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) Terpusat Skala Perkotaan.  Salah satunya adalah pembangunan Jaringan Perpipaan Air Limbah di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan  jaringan perpipaan diharapkan air limbah domestik dari rumah tangga dan daerah perniagaan tidak lagi mencemari badan air tanah. 

Proyek Jaringan Perpipaan Limbah Kota Pekanbaru terbagi atas dua paket. Paket pertama, Pembangunan Perpipaan Air Limbah Kota Pekanbaru Area Selatan (SC1) sepanjang 19,7 kilometer yang dikerjakan oleh kontraktor PT. Wijaya Karya dan PT. Karaga Indonusa Pratama Kerjasama Operasi (KSO) dengan nilai kontrak tahun jamak sebesar Rp203,7 miliar. Saat ini progres pengerjaan fisiknya telah mencapai 17,54  persen dan progres keuangan 15,55 persen.

Pembangunannya telah dimulai pada 1 November 2018 dengan target selesai pada 28 Desember 2020. Selesainya pekerjaan ini akan menjangkau sanitasi masyarakat di tiga Kelurahan yakni Kelurahan Kampung Melayu, Kelurahan Kampung Tengah, dan Kelurahan Jadirejo.

Paket kedua, Pembangunan Perpipaan Air Limbah Kota Pekanbaru Area Selatan (SC2) sepanjang 17,8 kilometer dengan PT. Hutama Karya dan PT. Rosa Lisca senilai Rp144,2 miliar. Progress fisiknya sudah mencapai 17 persen. Ruang lingkup pekerjaan berupa pekerjaan instalasi perpipaan bagi 11 ribu SR di Kelurahan Kedungsari, Rejosari, Sukajadi dan Pulau Karoma, pekerjaan pipa utama sepanjang 17,8 kilometer, dan manhole.

Dibangunnya jaringan perpipaan air limbah dapat mengurangi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh air limbah rumah tangga yang dibuang secara langsung ke lingkungan, seperti sungai. Diharapkan adanya program ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan yang bersih dan sehat.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID