logo rilis
Kementan Kenalkan 12 Teknologi Baru di Magelang Fair
Kontributor
Elvi R
07 Mei 2018, 18:34 WIB
Kementan Kenalkan 12 Teknologi Baru di Magelang Fair
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian melalui BPTP Balitbangtan Jawa Tengah mengenalkan 12 inovasi teknologi baru dalam Magelang Fair 2018 yang dilaksanakan 3 hingga 7 Mei 2018 lalu.

Dua belas inovasi tersebut yaitu varietas unggul baru (VUB) padi potensi hasil tinggi, VUB kedelai spesifik agro ekosistem, varietas bawang putih, varietas bawang merah, inovasi pengembangan ayam kampung unggul Balitbangtan (KUB), teknologi budidaya padi gogo Larigo Super, teknologi budidaya dan perbenihan bawang putih, teknologi budidaya dan produksi benih bawang merah biji (TSS), teknologi Composter Multi Function (CMF), produk olahan berbasis jagung (KRPL) dan inovasi perbenihan komoditas perkebunan dan hortikultura.

Inovasi ini, menjadi daya tarik masyarakat yang secara interaktif berdiskusi untuk memperoleh informasi keunggulan masing-masing inovasi teknologi.

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, sangat tertarik dengan partisipasi berbagai institusi dalam Magelang Fair kali ini, yang dibuktikan dengan mengunjungi setiap stand pameran baik outdoor maupun indoor, khususnya stand Balitbangtan Kementan yang didampingi langsung oleh Kepala BPTP Balitbangtan Jateng, Harwanto. 

Sebagai institusi penelitian dan pengembangan pertanian, Balitbangtan Jateng menyerahkan cinderamata yaitu satu paket publikasi inovasi teknologi pertanian kepada diserahkan kepada Wali Kota Magelang.

Antusias masyarakat terhadap inovasi teknologi Balitbangtan pun sangat tinggi.

Misalnya saja untuk inovasi sederhana Composter Multi Function yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Karena, selain mudah, murah, efisien, CMF merupakan teknologi tepat guna yang dapat segera dimanfaatkan oleh semua masyarakat dalam mengatasi masalah pengelolaan sampah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat untuk pengembangan pertanian perkotaaan.

Masyarakat juga tertarik dengan VUB padi dengan nama Inpari, yang belum pernah diketahui sebelumnya. 

Dengan mengetahui keunggulan setiap varietas, mereka berkeinginan untuk mencobanya, mengingat wilayah di sekitar Kota Magelang menjadi salah satu sentra pengembangan padi. 

Dengan adanya berbagai produk olahan jagung, kunjungan masyarakat semakin ramai, selain dapat mencicipi olahan yang ada seperti mie jagung dan susu jagung, mereka mendapat informasi bahwa semua produk olahan jagung yang ditampilkan sudah dikembangkan di Taman Teknologi Pertanian Lebaksiu Kabupaten Tegal rintisan Balitbangtan. 

Respons masyarakat yang tinggi dengan inovasi teknologi ini membuktikan kehadiran inovasi teknologi baru pertanian sangat dinanti oleh masyarakat.

Kemudian menjadi kehormatan tersendiri, stand Balitbangtan menjadi stand terbaik ke-2 dalam perhelatan Magelang Fair 2018 ini.

Editor: Kurniati

Sumber: R. Heru Praptana


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)