logo rilis
Kemenpora Gandeng Generasi Muda Desa Nusantara Pelatihan Antinarkoba
Kontributor

17 September 2018, 12:49 WIB
Kemenpora Gandeng Generasi Muda Desa Nusantara Pelatihan Antinarkoba
Kemenpora RI bekerjasama dengan Generasi Muda Desa Nusantara pelatihan kader pemuda antinarkoba di Provinsi Banda Aceh. FOTO: Kemenpora

RILIS.ID, Bandaaceh— Kemenpora RI bekerjasama dengan Generasi Muda Desa Nusantara menyelenggarakan pelatihan kader pemuda antinarkoba di Provinsi Banda Aceh.

Pelatihan yang dijadwalkan berlangsung hingga 23 September itu akan digelar di lima kabupaten berbeda, meliputi Kabupaten Aceh Jaya, Bireun, Banda Aceh, Pidie serta Kabupaten Pidie Jaya

Aceh Jaya, menjadi kabupaten pertama yang menggelar pelatihan kader pemuda anti narkoba dan diikuti lebih dari 200 peserta yang berasal dari komunitas pemuda se-Kabupaten Aceh Jaya.

Pelatihan kader pemuda anti narkoba turut dihadiri dan dibuka langsung Wakil Bupati Aceh Jaya, Teuku Yusri Sofyan. Dalam sambutannya, ia kembali menekankan, bahwa  kejahatan narkoba harus ditanggulangi bersama. 

Tidak hanya pemerintah, tapi generasi muda juga harus berperan aktif mencegah dan menanggulangi penyalahgunaan barang haram tersebut. "Narkoba ini perilaku setan yang diharamkan agama. Pemerintah daerah Aceh Jaya harus bersinergi dengan pemuda antinarkoba untuk menanggulanginya," kata dia.

Mengusung tema, 'Bahaya Narkoba dan Pencegahannya', pelatihan ini akan digelar di dua lokasi berbeda, yakni di Aula Setdakab lama dan Aula Serba Guna Kecamatan Jeunib dengan jumlah peserta sebanyak 400 orang yang ikut pelatihan kader pemuda anti narkoba yang diinisiasi Kemenpora RI bekerjasama dengan Generasi Muda Desa Nusantara ini.

Asisten Deputi bidang Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora, Arifin, mengatakan, pelatihan di lima kabupaten se Banda Aceh tersebut merupakan tindaklanjut dari Pengukuhan Kader Inti Anti Narkoba yang dilaksankan awal bulan September lalu.

"Ini (pelatihan) adalah lanjutan dari pasca Pengukuhan 200 Kader Inti Anti Narkoba yang sudah dikukuhkan pada 4 September kemarin. Hadirnya 200 kader inti itu diharapkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat terutama pemuda di aceh tengang pentingnya menyadari akan bahaya narkoba," sambung Arifin. (Yat/adv)




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID