logo rilis

Kemenkumham Terbantu dengan 446 Napi Dapat Remisi Bebas Lebaran
Kontributor
Tari Oktaviani
14 Juni 2018, 10:06 WIB
Kemenkumham Terbantu dengan 446 Napi Dapat Remisi Bebas Lebaran
Ilustrasi Narapidana. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Sebanyak 80.430 narapidana di seluruh Indonesia mendapat remisi khusus (RK) Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah. Dengan demikian, 446 narapidana diantaranya langsung bebas, sementara 79.984 masih harus menjalani sisa masa hukumannya.

Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami, remisi idul fitri ini setidaknya menurunkan angka kepadatan para tahanan di dalam lapas maupun rutan. Ini lantaran beberapa rutan dan lapas sudah over kapasitas.

"Remisi ini paling tidak dapat mengurangi kelebihan daya tampung di Lapas maupun Rutan. Karena para WBP dapat lebih cepat bebas dengan pengurangan masa menjalani pidana," katanya, Jakarta, Kamis (14/6/2018).

Saat ini saja, lanjutnya, jumlah narapidana di seluruh Indonesia mencapai 250 ribu orang. Sedangkan, lapas atau rutan paling tidak hanya dapat menampung 124 ribu orang. 

"Pemberian remisi juga merupakan wujud negara hadir memberikan penghargaan bagi warga binaan atas segala pencapaian positif itu," tuturnya.

Dari 80.430 napi yang mendapat remisi khusus hari raya, 51.775 napi mendapat remisi sebanyak 1 bulan, 21.399 sebanyak 15 hari, 6.125 sebanyak 1 bulan 15 hari, dan 1.131 sebanyak 2 bulan.

Sementara, 5 kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM yang terbanyak memperoleh remisi yakni, Jawa Barat sejumlah 8.654 napi, Jawa Timur 6.947 napi, Sumatera Selatan 6.228 napi, Sumatera Utara 5.780 napi, Jawa Tengah 5.717 napi dan Kalimantan Timur 4.773 napi.

Tak hanya itu saja, remisi khusus lebaran ini juga membantu pihaknya menghemat anggaran makan. Setidaknya jika dihitung, Ditjen PAS dapat menghemat anggaran makan sebesar Rp32 miliar dari pemberian remisi tersebut. 

"Biaya makan Warga Binaan Pemasyarakatan yang dihemat sebanyak Rp32.417.910.000, yakni biaya makan per orang per hari sebesar Rp14.700 dikalikan  2.205.300 hari tinggal yang dihemat karena remisi," tuturnya. 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)