logo rilis

Kemenkominfo Gelar Anugerah Jurnalistik Kominfo 2018, Total Hadiahnya Ratusan Juta
Kontributor
Ning Triasih
17 Oktober 2018, 19:32 WIB
Kemenkominfo Gelar Anugerah Jurnalistik Kominfo 2018, Total Hadiahnya Ratusan Juta
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) luncurkan Anugerah Jurnalistik Kominfo 2018. INFOGRAFIS: Twitter resmi Kementerian Kominfo

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan ajang Anugerah Jurnalistik Kominfo (AJK) 2018. Kategori lomba jurnalistik ini di antaranya liputan media cetak, online, televisi, radio, hingga foto jurnalistik.

"Kita perlu menghargai teman jurnalis yang telah menulis, memotret dan meliput Indonesia dari perspektif Kominfo," ujar Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kominfo, Ferdinandus Setu, dalam acara peluncuran AJK 2018 di kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (17/10/2018) dilansir dari ANTARA.

AJK 2018 dibuka selama sebulan, terhitung mulai 17 Oktober hingga 17 November 2018. Untuk puncak acara Malam Anugerah Jurnalistik Kominfo ini, akan digelar pada 29 November 2018 dengan agenda mengumumkan para pemenang lomba.

Bagi para juara, Kemenkominfo akan memberikan apresiasi dengan total hadiah mencapai Rp175 juta. Di ajang yang merupakan hasil kolaborasi Kemenkominfo bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) ini, para peserta akan dinilai oleh dewan juri ternama dan sudah jelas kompeten di bidang jurnalistik.

"Kami tidak memilih sembarang dewan juri. Kami memilih juri yang prominen," ujar Ferdinandus.

Untuk kategori liputan media cetak dan online, AJK 2018 melibatkan pimpinan redaksi Investor Daily Primus Dorimulu, Ketua Umum Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo dan tokoh humas nasional Gatot S Dewa Broto.

Untuk foto jurnalistik, akan dinilai oleh fotografer Kompas Agus Susanto, fotograger Tempo Rully Kesuma dan fotograger LKBN Antara Prasetyo Utomo.

Sementara untuk liputan TV dan Radio, akan dinilai oleh mantan Dirut RRI yang kini menjabat Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Niken Widiastuti, Direktur TVRI Helmy Yahya dan jurnalis Kompas TV Aiman Witjaksono.

"Yang diajukan sebagai materi lomba adalah pesan-pesan kunci yang kuat yang mencerminkan kontribusi Kominfo dalam pembangunan apakah berupa teks, audio, audio visual dan foto," ucap Niken dalam kesempatan yang sama.

Ia pun menambahkan, lomba tersbut lebih menekankan pada outcome program Kominfo, seperti Palapa Ring dan akses internet. Bagaimana penerimaan masyarakat terhadap program-program yang dilakukan Kominfo.

Karya jurnalis, dari media-media yang sudah terverifikasi oleh Dewan Pers, yang tayang dari tanggal 1 Januari - 15 November 2018 dapat dikirimkan melalui email ke [email protected]. Kemenkominfo juga akan membuat microsite di situs resminya untuk menampilkan hasil karya jurnalistik para peserta.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)