logo rilis
Kemendagri: Peran Kesbangpol Waspadai 'Racun Demokrasi'
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
28 Maret 2018, 20:27 WIB
Kemendagri: Peran Kesbangpol Waspadai 'Racun Demokrasi'
ILUSTRAS: RILIS.ID/Hafidz Faza.

RILIS.ID, Malang— Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan, Budi Prasetyo, mengatakan ada dua hal yang menonjol di tahun politik saat ini yaitu, soal masifnya informasi hoaks, dan potensi politik uang serta politisasi SARA, yang merupakan racun demokrasi.

Maka itu, pentingnya pemahaman atas situasi politik yang berkembang dengan terap memilah-milah mana informasi yang benar dan mana yang hoaks. Inilah peran kesbangpol daerah sebagai mata telinga kepala daerah dalam hubungan informasi politik. 

"Menjelang pilkada serentak 2018 dan memasuki tahapan pemilu serentak tahun 2019 diperlukan komitmen bersama dari semua elemen masyarakat," kata Budi, Rabu (28/3/2018).

Hal tersebut dikatakan dalam Forum diskusi publik dalam rangka analisis dan evaluasi bidang poldagri melalui bimbingan teknis aplikasi sistem informasi politik dalam negeri (simpoldagri) di Hotel Regent’s Park, Kota Malang.

Budi menambahkan, peran tokoh masyarakat seperti FPK , FKUB dan FKDM dalam sinerginya dengan kesbangpol daerah perlu intens dilakukan, sehingga dapat menjaga stabilitas politik secara nasional. 

Forum-forum silaturahmi seperti yang dilakukan Ditjen Polpum (Politik Politik Umum) Kemendagri, khususnya bidang politik dalam negeri, sangat strategis dan punya nilai dorong untuk menjaga kesatuan bangsa menyongsong Pemilu 2019 sebagai agenda politik nasional.

Kasubdit Implementasi Kebijakan Politik Kemendagri, Bangun Sitohang, menekankan pentingnya forum dialog yang melibatkan tokoh masyarakat serta jajaran kesbangpol di daerah adalah saling keterkaitan dalam pemantauan situasi politik di daerah.

Ditjen Polpum juga menyiapkan aplikasi simpoldagri sebagai bentuk digital informasi hasil pemantauan, sehingga selanjutnya mempercepat masuknya informasi politik yang perlu diambil langkah serta kebijakan penanganannya. 

"Nantinya kesbangpol memiliki informasi pemantauan situasi politik yang cepat dan didukung data yang objektif demi kepentingan nasional," ujar dia.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)