logo rilis
Kemenaker Perluas Akses Informasi dan Edukasi Ketenagakerjaan
Kontributor
Elvi R
25 April 2018, 04:00 WIB
Kemenaker Perluas Akses Informasi dan Edukasi Ketenagakerjaan
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia berkomitmen untuk memperluas akses informasi dan edukasi bidang ketenagakerjaan di tingkat pusat dan daerah.

Perluasan akses informasi dan edukasi tersebut akan ditindaklanjuti dengan mengoptimalkan penggunaan laman dan media sosial dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi bidang ketenagakerjaan.

"Ini sebuah upaya bersama untuk memperluas akses informasi masyarakat, khususnya informasi dan edukasi ketenagakerjaan agar masyarakat di seluruh Indonesia bisa mengikuti dan memahami tantangan pembangunan ketenagakerjaan," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Hery Sudarmanto, saat membuka workshop "Jejaring Informasi Ketenagakerjaan", di Jakarta, Selasa (25/4/2018).

Workshop diikuti perwakilan dari 27 Dinas Tenaga Kerja tingkat provinsi dan 17 Balai Latihan Kerja Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemenaker.

Dalam kesempatan itu Hery mengungkapkan, edukasi dan informasi ketenagakerjaan merupakan hal penting yang harus dipahami masyarakat. Setiap angkatan kerja harus memahami aturan-aturan ketenagakerjaan, sehingga paham betul hak dan tanggungjawabnya sebagai tenaga kerja.

"Berbagai informasi ketenagakerjaan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, karena itu aksesnya harus dipermudah, diperkuat dan diperluas sebarannya," ujar Hery.

Menurutnya, informasi seperti peraturan ketenagakerjaan, pasar kerja, pelatihan kerja, permagangan dan konten edukasi bidang ketenagakerjaan seperti pengawasan, hubungan industrial, dan lainnya harus mudah didapatkan dan diakses oleh masyarakat.

Karena itu, masyarakat lebih leluasa dalam mengambil peran sesuai porsinya dalam proses pembangunan ketenagakerjaan.

"Jadi sekarang masyarakat bisa langsung mengunjungi sosial media kementerian, Disnaker, maupun BLK UPTP untuk mendapatkan informasi dan edukasi bidang ketenagakerjaan," imbuhnya.

Ke depan, lanjut Hery, setiap informasi dan edukasi bidang ketenagakerjaan baik dari Kemenaker, Disnaker maupun BLK UPTP akan disebarluaskan melalui seluruh platform media sosial masing-masing.

Upaya itu diharapkan bisa menjadi rujukan masyarakat dalam mengakses informasi ketenagakerjaan karena langsung dikeluarkan oleh sumber terpercaya.

"Ini juga agar masyarakat terhindar dari berita-berita mengkhawatirkan tentang ketenagakerjaan yang sekarang banyak beredar bebas di sosial media," kata Hery lagi.

Kemenaker telah membentuk forum jejaring informasi ketenagakerjaan yang beranggotakan Kemenaker, BLK UPTP dan Disnaker seluruh provinsi. Forum ini dimaksudkan untuk meningkatkan sinergi dan peran bersama dalam memperluas akses informasi bidang ketenagakerjaan.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)