logo rilis

Kemenag Kurangi Bandara Pemberangkatan Haji 2018
Kontributor

09 April 2018, 18:39 WIB
Kemenag Kurangi Bandara Pemberangkatan Haji 2018
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar Ali. FOTO: Humas Kemenag

RILIS.ID, Jakarta— Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Nizar Ali, mengatakan terjadi pengurangan bandar udara untuk penerbangan jemaah haji reguler tahun 1438 Hijriyah, atau tahun 2018 menjadi 12 bandara.

"Sejauh ini 12 bandara siap. Terdapat dua maskapai penerbangan yang mengangkut jemaah Indonesia," kata Nizar di Kantor Kemenag RI, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (9/4/2018).

Dia menyebutkan, 12 bandara itu adalah Aceh, Medan, Batam, Padang, Palembang, Jakarta (Soekarno-Hatta), Solo, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok.

Terkait kemungkinan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati sebagai embarkasi haji tahun ini, Nizar mengatakan, hal itu masih menunggu kesiapan bandara itu. Sejauh ini, BIJB belum bisa menjadi bandara untuk pemberangkatan jamaah haji.

"Kami tetap menunggu progres dari bandara itu karena masih ada waktu hingga musim haji tiba," kata dia.

Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta tidak diikutkan dalam penyelenggaraan haji tahun ini karena pertimbangan fasilitas. Pada musim haji 2017 terjadi aspal terkelupas di Halim sehingga insiden itu menjadi catatan.

Dia mengatakan, Kemenag memastikan kelancaran operasional haji, termasuk peranan dari aspek transportasi udara. Untuk itu, pihaknya berupaya memastikan seluruh proses pelaksanaan transportasi udara haji pada tahun ini, dapat memberikan layanan angkutan udara terbaik bagi seluruh jamaah haji Indonesia.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)