logo rilis
Kembangkan Kasus Suap, KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Kontributor
Tari Oktaviani
20 Maret 2018, 18:53 WIB
Kembangkan Kasus Suap, KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Ilustrasi. RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Wali Kota Malang, Mochammad Anton. Menurut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, penggeledahan ini merupakan hasil dari pengembangan perkara yang menjerat mantan Ketua DPRD Moch Arief Wicaksono.

"Ada geledah tadi di rumah Walikota sebagai pengembangan dari penanganan perkara sebelumnya. Sebagian tersangka dan terdakwa sudah diajukan di persidangan," kata Febri Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Adapun penggeledahan dilakukan di dua lokasi, yaitu rumah pribadi Wali kota dan rumah anggota DPRD. Namun, Febri belum mau membuka nama anggota DPRD yang dimaksud.

Mochammad Anton sendiri sebelumnya pernah menjadi salah satu saksi dugaan suap RAPBD Kota Malang Tahun Anggaran 2015.

Dalam kasus ini, Moch Arief Wicaksono telah diumumkan sebagai tersangka dalam dua kasus. Kasus pertama, Arief disangka menerima Rp700 juta dari Jarot Edy Sulistiyono, selaku Kadis Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan Pemerintah Kota Malang pada 2015, terkait pembahasan APBD Perubahan Pemerintah Kota Malang tahun anggaran 2015.

Dalam kasus kedua, Arief disangka menerima Rp250 juta dari Hendarwan Maruszaman. Suap terkait penganggaran kembali proyek pembangunan Jembatan Kedungkandang, dengan nilai proyek Rp98 miliar dalam APBD Pemkot Malang tahun anggaran 2016 pada 2015.

 

Editor: Taufiqurrohman


komentar (0)