logo rilis
Kembali Bertemu Jokowi, Ini Laporan Airlangga
Kontributor
Intan Nirmala Sari
02 April 2018, 15:11 WIB
Kembali Bertemu Jokowi, Ini Laporan Airlangga
FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melaporkan persiapan acara Industry Summit yang akan dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (4/4/2018). Di dalam acara itu, akan diluncurkan juga peta jalan (roadmap) industri 4.0.

Usai dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/4). Airlangga menjelaskan, bahwa roadmap itu untuk digital yang sudah diselesaikan, sehingga Presiden bisa meresmikannya.

"Tentu beliau menyambut positif, karena ini sudah dikaji lebih satu tahun dan melibatkan banyak stakholder dengan sektor-sektor yang dipersiapkan masuk era digital," katanya.

Dalam acara ini, Airlangga juga mengungkapkan pihaknya akan membuka proyek-proyek percontohan di sektor makanan minuman, sektor otomotif, sektor elektronika, sektor kimia yang telah memiliki purwarupa yang akan melakukan pameran pada Rabu (4/4).

Menperin mengungkapkan, acara Industry Summit juga akan membentuk Komite Industri Nasional (KINAS) yang akan dipimpin Presiden dan diikuti kementerian terkait.

"Minggu lalu, saya sudah presentasi di Kemenko Perekonomian dihadiri beberapa stakeholder, sehingga program ini betul dipersiapkan Indonesia agar menjadi leading di ASEAN," harapnya.

Menperin menjelaskan, fungsi KINAS sebagai koordinasi regulasi dan koordinasi isentif. Dalam pemberitaan sebelumnya, Airlangga menyebut membentuk KINAS bertujuan mempersiapkan Tanah Air untuk menyongsong era digital.

"Jadi, memang dibutuhkan koordinasi, baik itu terkait dengan harmonisasi regulasi, insentif-insentif fiskal dan juga infrastruktur telekomunikasi," jelasnya.

Komite itu diperlukan untuk memperkuat kerja sama dan memfasilitasi penyelarasan di antara kementerian dan lembaga terkait, dengan para pelaku industri dalam negeri agar Indonesia mampu kompetitif memasuki era digital.

Menperin menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, dimungkinkan untuk membentuk komite tersebut. Nantinya, itu akan dipimpin langsung oleh Presiden dan dikoordinasikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

"Selain itu, rencananya akan dibuatkan Perpres sama seperti inisiasi mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), yang juga dibentuk tim untuk evaluasi," ujarnya, terkait Tata Cara Penghitungan Nilai TKDN .

Dalam pelaksanannya, Kemenperin telah merancang Making Indonesia 4.0 sebagai sebuah roadmap yang terintegrasi, guna menerapkan sejumlah strategi Indonesia dalam menghadapi Industry 4.0. Pengembangan peta jalan ini, tidak tergantung hanya satu kementerian, tetapi berbagai kementerian harus bersinergi, jelas Airlangga.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)