logo rilis
Kelola Pangan, Rizal: Pemerintah Pakai Prinsip Neoliberal
Kontributor
Ainul Ghurri
20 Maret 2018, 17:30 WIB
Kelola Pangan, Rizal: Pemerintah Pakai Prinsip Neoliberal
Pakar Ekonomi Rizal Ramli dalam diskusi Politik Ekonomi dan Tata Kelola Perberasan serta Dampaknya Terhadap Stabilitas Nasional di Puri Denpasar Jakarta, Selasa (20/3/2018). FOTO: RILIS.ID/Ainul Ghurri

RILIS.ID, Jakarta— Pakar Ekonomi Rizal Ramli menilai, tata kelola perberasan nasional yang dilakukan pemerintah, seharusnya tidak mengedepankan prinsip kebijakan neoliberal. Menurutnya, kebijakan itu dapat mengganggu stabilitas sektor pangan yang berkelanjutan.

"Bagi neoliberal, tidak penting pricing policy (kebijakan mematok harga jual barang)," katanya dalam diskusi Politik Ekonomi dan Tata Kelola Perberasan serta Dampaknya Terhadap Stabilitas Nasional di Puri Denpasar Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Menurut Rizal, sejak dulu dirinya tidak suka dengan sistem kebijakan neoliberal. Pasalnya, kebijakan tersebut dianggap menggerogoti ekonomi, terlebih tata kelola pangan petani.

"Dari dulu saya tidak suka dengan neoliberal ini," ujarnya.

Menurutnya, dalam tata kelola pangan mestinya pemerintah tidak menaikkan harga produksi pangan. Apalagi saat panen raya berlangsung. "Mestinya, kalau panen raya kan petani untung. Sebab, kalau petani untung, petani juga ikut senang. Nah ini malah sibuk menaikkan harga beras," tegasnya.

Editor: Intan Nirmala Sari


500
komentar (0)