logo rilis
Kekuatan dan Kelemahan Prabowo Subianto
Kontributor
RILIS.ID
09 Juni 2018, 01:30 WIB
Kekuatan dan Kelemahan Prabowo Subianto

Oleh Ir Bagus Panuntun MBA CFP CPEP
Financial Astrologer

Tulisan ini merupakan bagian ke 4 dari ulasan kami dalam "Menyibak tabir Pilpres 2019". Jika pada tulisan sebelumnya kami mengetengahkan kekuatan dan kelemahan petahana Presiden Joko Widodo (Baca: Kekuatan dan Kelemahan Jokowi), kondisi bursa (Baca: Pilpres 2019 Berlangsung Keras, Bursa Saham Melemas), serta kurs dolar AS vs rupiah (Baca: Rupiah Menguat di Akhir Mei, Kembali Terpuruk di Akhir Juni 2018), pada kesempatan ini kami berusaha mengulas kekuatan dan kelemahan Prabowo Subianto sebagai salah satu kandidat kuat presiden Indonesia pada Pilpres 2019.

Perlu ditekankan, sekalipun penulis secara trah berasal dari wilayah Gowong (Kedu) dan masih sama-sama keturunan Panglima Laskar Diponegoro, yang secara langsung atau tidak langsung mungkin masih bersinggungan dengan garis keturunan Prabowo Subianto, analisis yang dilakukan bersifat netral tanpa adanya pesan sponsor!

Detail Kelahiran Prabowo Subianto
Prabowo Subianto Djojohadikusumo dilahirkan di Jakarta, 17 Oktober 1951. Berdasarkan pada dan metode reverse engineering yang kami lakukan pada petahana, Presiden Joko Widodo, metode penentuan jam kelahiran Prabowo Subianto pun berusaha didapatkan dengan rectification berdasarkan informasi hasil penelusuran dunia maya.

Sebagian life events dari Prabowo Subianto ada pada tabel 1 di bawah.

Tabel 1 life events Prabowo Subianto

Berdasarkan catatan sejarah di atas, hasil proses rektifikasi menunjukkan probabilitas terbesar bahwa Prabowo Subianto dilahirkan pada 17 Oktober 1951, sekitar pukul 12:05 WIB.

Hasil proses rektifikasi tersebut ditunjukkan pada tabel 2 di bawah. 

Tabel 2 Hasil Probabilitas Rektifikasi

Kekuatan dan Kelemahan Prabowo Subianto
Dengan total jumlah planet sebanyak delapan planet berposisi di atas horizon, dan hanya tiga planet berada di bawah horizon, kekuatan utama Prabowo Subianto ada pada leadership.

Perlu digaris bawahi, tiga planet yaitu Merkurius, Matahari, dan Neptunus tepat berada pada sektor ke-10 yang merupakan sektor leadership. Sebagai tambahan, planet Neptunus juga berkonjungsi dengan asteroid Virtus yang mewakili courage (keberanian) dan strength (kekuatan).

Jika diterjemahkan secara harfiah, gaya kepemimpinan Prabowo Subianto secara simbolis bertumpu kepada manifestasi tiga planet dan asteroid tersebut yaitu Merkurius (pengetahuan), Matahari (pemberi sinar/ kepemimpinan), Neptunus (visioner), dan Virtus (keberanian dan kekuatan), atau jika digabungkan dapat menjadi: Memimpin dengan keberanian visioner yang berbasiskan pada pengetahuan! 

Perlu ditambahkan, struktur stellium terdapat pada sektor ke delapan pada chart kelahiran Prabowo Subianto. Di dalam astrologi, stellium merupakan kumpulan beberapa planet  yang terletak pada satu sektor yang menegaskan konsentrasi yang terletak pada sektor ke delapan chart Prabowo Subianto (ditampilkan pada chart 3 di bawah).

Table 3 Grafik Tabel Kelahiran Prabowo Subianto

Di dalam mundane astrology (astrologi kenegaraan), sektor ke delapan mewakili national debt (utang negara), dan social security (kesejahteraan sosial).

Maka makro ekonomi (utang negara, kurs tukar, bursa, dsb) beserta kesejahteraan sosial akan menjadi titik fokus dan kerja utama kabinet Prabowo Subianto. Perlu diingat, Prabowo Subianto adalah putra dari begawan ekonomi legendaris Indonesia, Soemitro Djojohadikusumo!

Salah satu kelemahan Prabowo Subianto terletak pada penempatan planet yang terlalu banyak di atas horizon. Hal ini dapat berakibat banyak gagasan Prabowo yang kurang membumi dan merakyat, sehingga dapat menimbulkan potensial transmisi pesan ke rakyat.

Namun, hal ini tentunya dapat dengan mudah dimitigasi Prabowo dengan memilih wakil presiden dan tim kabinet yang berorientasi pekerja dan pelaksana, dan bukan tokoh-tokoh yang rapuh dan flamboyan.

Sebagai catatan juga, sekalipun memiliki sun sign Libra, mantan Danjen Kopassus ini memiliki ascendant sign Capricorn dengan ruler-nya Saturnus yang melambangkan konservatisme dalam bertindak dan cenderung mengedepankan konsep prudent (kehati-hatian).

Karena ascendant inilah kemungkinan Prabowo memiliki karir yang cukup cemerlang di militer. Kelemahan untuk orang dengan  ascendant Saturnus adalah acap kali terlalu berhati-hati dan konservatif, dan kadang cenderung kurang lentur dalam bertindak dan berkomunikasi. 

Secundum Astra, analisa kami menunjukkan lebih banyak potensi kekuatan daripada kelemahan Prabowo Subianto Djojohadikusumo yang mana dirangkum dalam tabel berikut di bawah.

Ir. Soekarno pernah mengatakan "Jikalau ingin menjadi satu bangsa yang besar, ingin menjadi bangsa yang mempunyai kehendak untuk bekerja, perlu pula mempunyai imagination!" Pada pidato di Semarang tanggal 29 Juli 1956, Bung Karno bahkan menegaskan "Negeri kita kaya, kaya, kaya-raya, Saudara-Saudara. Berjiwa besarlah, ber-imagination. Gali! Bekerja! Gali! Bekerja! Kita adalah satu tanah air yang paling cantik di dunia".

Jelas dari kata-kata beliau tersirat, untuk menjadi suatu bangsa yang besar, kehendak untuk bekerja dan bekerja  saja tidaklah cukup, melainkan dibutuhkan suatu imagination atau visi yang jelas ke mana arah dan tujuan bangsa tersebut. Untuk menyatukan visi tersebut tentulah dibutuhkan pemimpin yang visioner.

Wallahualam Bissawab


500
komentar (0)