logo rilis

Kecewa Tak Koperatif, Nasabah Jiwasraya Bakal Tuntut OJK
Kontributor
Nailin In Saroh
06 Desember 2019, 14:45 WIB
Kecewa Tak Koperatif, Nasabah Jiwasraya Bakal Tuntut OJK
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Presiden Samsung Electronic Indonesia, Lee Kang Hyun akan menyeret lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke ranah hukum terkait kepastian investasi yang diinvestasikan pada Jiwasraya. Diketahui, Lee melalui KEB Hana Bank pada 2017 membeli polis asuransi Jiwasraya sebesar Rp16,2 miliar, membahas lembaga asuransi yang semakin gagal membayar. 

Lantaran itu mengungkapkan Lee, pihak Hana Bank telah menyetujui kesediaan mengganti uang dengan mencairkan polis, Namun, pihak bank mengaku tak bisa melakukan hal yang seharusnya dilakukan oleh OJK.

"Hana Bank mau bertanggung jawab. Mereka siap tetapi OJK tidak memperbolehkan. Alasannya ada aturan OJK," ujar Lee usai melakukan udiensi di Komisi VI DPR RI Rabu (4/12/2019) lalu. 

Karenanya, Ketua Kadin Korea di Indonesia berencana membawa perkara itu ke ranah hukum untuk mengetahui kepastian aturan OJK tersebut. Yang lebih membuat Lee kecewa, pihak OJK tidak koperatif. 

Dia mengungkapkan bahwa dia pernah datang OJK bersama dengan yang lain tapi ditolak. Lee bertanggung jawab, selain percaya dirinya, ada 474 orang Korea Selatan yang menjadi korban Jiwasraya dengan total dana Rp 572 miliar.

"Akan melihat OJK benar atau enggak aturan yang enggak bisa jadi. Nanti coba cek dulu. Kalau enggak bisa, jadi Arahnya mungkin malah hukum. Tapi kalau OJK dilihat terserah bank Hana, korban Korea udah bisa terima. Tapi kan sekarang Hana Bank enggak bisa mencoba apa-apa, "pungkasnya.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID