logo rilis
Kebutuhan Lokal Tak Cukup, Aceh Impor Garam
Kontributor
Kurniati
21 Maret 2018, 12:30 WIB
Kebutuhan Lokal Tak Cukup, Aceh Impor Garam
Ilustrasi Garam. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Aceh— Provinsi Aceh ternyata masih mengimpor garam senilai mencapai 1,5 juta US$ untuk mencukupi kebuhan lokal selama tahun 2017.

"Tahun lalu, tercatat impor kelompok komoditi garam, belerang dan kapur 1.492.082 US$," kata Kepala Badan Pusat Statistik Aceh, Wahyudin, di Banda Aceh, Rabu (21/3/2018).

Jumlah nominal dalam bentuk US$ tersebut, lanjut dia, menurun 160 ribu lebih, dibanding dengan tahun 2016, karena sepanjang 2016, impor komoditi garam 1,65 juta US$.

Menurutnya, total nilai impor ke provinsi paling barat di Indonesia ini sepanjang tahun 2017 tercatat 32,83 juta US$ dengan 12 kelompok komoditi terbesar.

Ada lima kelompok komoditi terbesar, di antaranya seperti mesin-mesin/pesawat mekanik, komoditi kapal laut, garam, belerang, dan kapur, pupuk dan biji-bijian berminyak.

Terdapat sembilan negara importir kelompok komoditi terbesar dengan Tiongkok tercatat paling tinggi, disusul Korea Selatan, Filipina, India, Singapura, Thailand dan Italia.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)