logo rilis

Keberadaan Koopsau Biak Diyakini Perkuat Pertahanan Udara Papua
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
20 Mei 2018, 15:15 WIB
Keberadaan Koopsau Biak Diyakini Perkuat Pertahanan Udara Papua
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.

RILIS.ID, Biak— Keberadaan Komando Operasi Ankatan Udara (Koopsau) III TNI AU, yang berada di Kabupaten Biak Numfor, Papua diyakini akan semakin memperkuat pertahanan di wilayah udara NKRI tersebut. Sehingga, kata Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo, pihaknya berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membangun dan mengoperasikan satuan baru tersebut.

"Pemerintah Papua sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat karena sudah mengaktifkan operasional Koopsau III bermarkas di Biak, guna menambah kekuatan sistem pertahanan udara di wilayah Papua dan Papua Barat," kata Soedarmo di Biak, Minggu (20/5/2018).

Dia mengatakan, penambahan satuan baru milik TNI AU di wilayah timur itu pastinya akan berdampak langsung terhadap peningkatan jumlah prajurit dan keluarganya di Biak. Sehingga, hal itu bisa menunjang peredaran perputaran uang yang dibelanjakan dari gaji anggota TNI AU untuk masyarakat di Kabupaten Biak Numfor.

Bahkan, lanjut Soedarmo, operasional Koopsau III yang wilayahnya meliputi sejumlah provinsi paling Timur Indonesia di antaranya Papua, Papua Barat, Maluku dan NTT itu dapat menambah kekuatan jumlah prajurit TNI AU untuk mengamankan teritorial kedaulatan udara dan ancaman pelanggaran udara Indonesia, khususnya di tanah Papua.

"Saya harapkan dengan operasional satuan Komando Operasi III TNI AU di Biak bisa menangkal dan mendeteksi pengamanan udara wilayah Papua dan Papua Barat dari ancaman pelanggaran kedaulatan udara," ungkap purnawirawan Pati TNI bintang dua itu.

Dia sendiri mengajak kepada semua elemen masyarakat di tanah Papua untuk senantiasa dapat memberikan dukungan terhadap berbagai program kerja strategis pemerintah. Karena menurutnya, hal itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan taraf hidup ekonomi masyarakat.

"Pemerintah juga menjamin dan memberikan rasa aman, nyaman dan kondusif kepada semua elemen warga untuk melakukan aktivitas keseharian dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto pada 11 Mei 2018 di Sorong, Provinsi Papua Barat, meresmikan operasional Divisi III Kostrad, Komando Armada III, Pasmar III dan Koopsau III.

Berdasarkan data dengan operasional pembentukan Markas Koopsau III di Biak, maka akan ditingkatkan juga dengan kenaikan status type A dua Pangkalan Udara di Papua, yakni Pangkalan Udara Manuhua Biak dan Pangkalan Udara Jayapura.

Pembentukan Komando Operasi Angkatan Udara III di Kabupaten Biak Numfor, Papua merupakan implementasi kebijakan strategis sistem pertahanan keamanan pemerintah Indonesia dalam rangka memperkuat pengamanan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Marsekal Hadi saat itu mengatakan, letak geografis wilayah Papua sangat luas hampir separuh dari luas wilayah Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia (NKRI).

Keberadaan wilayah Papua juga berbatasan langsung dengan berbagai negara tetangga, di antaranya Papua Nugini, Australia dan Republik Palau. Hal itu menjadi pertimbangan pemerintah Indonesia untuk dapat mengoperasikan satuan baru Koopsau III di Biak tersebut.

Sumber: Antara


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)