logo rilis

Keajaiban Mendongeng untuk Anak dan Orang Tua
Kontributor
Ning Triasih
28 November 2018, 17:04 WIB
Keajaiban Mendongeng untuk Anak dan Orang Tua
ILUSTRASI: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Membacakan dongeng untuk anak bukan sekadar pengantar tidur saja. Ternyata, dongeng juga berkontribusi dalam tumbuh kembang anak.

Pasalnya, beberapa cerita yang dikisahkan orang tua untuk anak, disebut dapat mempengaruhi perilaku anak ketika mereka dewasa.

Seperti yang diungkapkan Ketua Umum Komisi Perlindungan Anak Seto Mulyadi atau Kak Seto, mendongeng dapat mengaktifkan pusat emosi di otak anak dan melatih fokus perhatian mereka. Mendongeng juga melatih anak-anak berpikir secara berstruktur.

"Manfaatnya itu ada banyak sekali, merangsang berbagai aspek perkembangan jiwa anak. Mendengar dongeng membuat perkembangan bahasa si anak, misalnya si kancil berjingkat. Nanti si anak akan bertanya, berjingkat itu apa," ujar Kak Seto di Jakarta, Rabu (28/11/2018) dikutip dari ANTARA.

Mendongeng merupakan aktivitas menyenangkan karena membentuk hubungan fisik ibu dan anak (usapan, kecupan, pelukan) dan emosional (rasa percaya dan keterikatan anak terhadap ibu). Selain itu, mendongeng juga dapat meningkatkan imajinasi anak, serta metode yang baik untuk menyampaikan nilai moral dan budaya kepada anak sejak dini.

Dampak positif lainnya dari dongeng adalah bisa mengembangkan kemampuan komunikasi anak. Saat orang tua tengah mendongeng, anak umumnya akan merespons apa yang sedang diceritakan. Bahkan, mendongeng menjadi sarana bagi orang tua untuk melepas stres atau tekanan.

Kak Seto mengatakan, banyak kasus kekerasan terhadap anak dilakukan seorang ibu karena memiliki tekanan yang tinggi.

"Ada kecenderungan pelaku kekerasan pada anak adalah ibunya sendiri, ini dalam survei yang kita lakukan. Ibu yang stres memikirkan tagihan ini-itu sehingga melampiaskannya kepada anak," ujar Kak Seto.

Karena itu, mendongeng adalah salah satu cara menghilangkan stres orang tua. Dongeng dipercaya menjadi self healing. Mendongeng juga meningkatkan nilai kreativitas anak dan orang tua, di mana keduanya bisa berimajinasi dengan cerita yang sedang disampaikan. Orang tua juga dapat memasukkan nilai-nilai moralitas tanpa terkesan menggurui.

"Dengan mendongeng maka semua akan luluh menjadi sebuah persahabatan," terangnya. 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)