logo rilis
KBRI Yordania Sediakan Jamuan Buka Puasa di Masjidil Aqsa
Kontributor
Syahrain F.
28 Mei 2018, 14:41 WIB
KBRI Yordania Sediakan Jamuan Buka Puasa di Masjidil Aqsa
Warga Palestina menunggu berbuka puasa dengan hidangan ta'jil yang disediakan KBRI Yordania, di Kompleks Masjidil Aqsa, Yerusalem, Palestina. FOTO: Dok. KBRI Amman

RILIS.ID, Yerusalem— Masyarakat Indonesia, melalui Kedutaan Besar RI di Amman, Yordania, menyediakan makanan berbuka puasa bagi Muslim Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa, demikian keterangan dari Pelaksana Fungsi Palestina KBRI Amman, Nico Adam, yang diterima di Jakarta, Senin (28/5/208).

Gagasan untuk menyediakan makanan berbuka puasa di Masjid Al-Aqsa dilontarkan oleh Duta Besar RI untuk Yordania, Andy Rachmianto ketika masyarakat Palestina yang melakukan aksi Hari Kepulangan Akbar di Jalur Gaza digempur oleh tentara Zionis Israel.

Aksi protes tersebut juga memperingati Hari Nakba ke-70 tahun atau yang disebut oleh bangsa Palestina sebagai "malapetaka"--yakni mengenang pengusiran sedikitnya 750.000 Palestina dari kampung halaman mereka oleh penjajah Zionis pada 1948 hingga kini.

Acara yang bertajuk "Dari Indonesia untuk Palestina" menyediakan makanan berbuka di Masjid Al-Aqsa bagi rakyat Palestina yang digelar pada Jumat (25/5) lalu.

"KBRI Amman ingin berbagi sedikit kebahagiaan dengan saudara-saudara kita di Palestina. Semoga sumbangan kecil dari masyarakat Indonesia ini dapat menjadi oase bagi ratusan warga Palestina yang berbuka puasa di Masjid Al-Aqsa," tegas Dubes Andy.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, aparat keamanan Zionis pada Ramadhan tahun ini melarang berbagai bentuk bantuan dari Indonesia masuk ke Al-Quds Asy-Syarif yang juga dikenal dengan Yerusalem, khususnya kompleks Masjid Al-Aqsa.

Hal merupakan komitmen kuat Indonesia dalam membela Palestina dan sikap tegas Indonesia dalam menyikapi aksi-aksi ilegal pendudukan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Kegiatan yang dilakukan oleh KBRI Amman itu mendapat bantuan dari seorang aktivis warga Palestina dari Al-Quds, yang juga merupakan alumni program pembangunan kapasitas yang diselenggarakan oleh Direktorat Kerja Sama Teknik, Kementerian Luar Negeri RI bagi warga Palestina.

Makanan berbuka puasa bagi warga Palestina disiapkan di dapur umum KBRI Amman. Dengan "mengelabui" aparat keamanan Israel, akhirnya makanan bisa dibawa ke dalam kompleks Al-Aqsa dan dibagikan kepada ratusan warga muslim yang berbuka puasa di halaman masjid.

Sebagian dari makanan lainnya didistribusikan kepada warga muslim yang tinggal di sekitar Al-Quds Asy-Syarif, yang berada di luar kompleks Masjid Al-Aqsa.

"Tidak ada suatu standar aturan yang baku bagi aparat keamanan Israel untuk melarang bantuan dari Indonesia. Hanya tergantung 'mood' aparat Israel yang bertugas saja," tegas aktivis Palestina tersebut.

Dia menambahkan, ada juga aparat keamanan yang mempermasalahkan logo KBRI Amman dan tulisan "Embassy of Indonesia" yang tertulis pad kemasanan makanan berbuka puasa itu.

Sebelumnya, aparat keamanan Israel juga menghadang truk yang membawa makanan berbuka puasa hasil sumbangan dari masyarakat Indonesia yang dikelola oleh Nusantara Palestina Center (NPC) di Gaza, namun akhirnya berhasil masuk ke komplek Masjid Al-Aqsa setelah "mengelabui" pihak keamanan penjajah Israel.

Sumber: ANTARA


komentar (0)