logo rilis
KBRI Kuala Lumpur Ajak PCI Muhammadiyah Garap Pendidikan Pekerja Migran
Kontributor
Elvi R
01 April 2018, 00:19 WIB
KBRI Kuala Lumpur Ajak PCI Muhammadiyah Garap Pendidikan Pekerja Migran
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Kuala Lumpur— Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur mengajak Pengurus Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia menggarap pendidikan untuk pekerja migran Indonesia yang ada di negeri jiran.

Ajakan tersebut disampaikan Atase Pendidikan KBRI Kuala Lumpur, Prof Dr Ari Purbayanto saat bertemu dengan Ketua PCIM Malaysia, Dr Sonny Zulhuda beserta jajarannya di Kuala Lumpur, Sabtu (31/3/2018). Keduanya diketahui bertemu untuk membahas Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

"PKBM adalah salah satu upaya keseriusan dalam mewujudkan tujuan negara yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya bagi para pekerja migran Indonesia yang bekerja di Malaysia," ujar Ari Purbayanto.

Melalui layanan program PKBM ini, KBRI Malaysia berupaya semaksimal mungkin untuk membantu para pekerja migran Indonesia di Malaysia agar mendapatkan hak pendidikan secara gratis. Nantinya, pekerja migran pun bisa mendapatkan ijazah pendidikan yang setara SD, SMP dan SMA.

Ketua PCIM Malaysia, Dr Sonny Zulhuda menyampaikan, pihaknya akan berusaha membantu KBRI Kuala Lumpur agar program PKBM tersebut berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Menurutnya jumlah warga PCIM Malaysia yang lebih dari 1.000 orang maka program PKBM ini akan menyedot perhatian warga PCIM.

"Seiring dengan upaya Muhammadiyah untuk memajukan warga dan masyarakat melalui pendidikan, lama kelamaan akan mendapat perhatian masyarakat" ungkapnya.

Sony menuturkan, apabila dimungkinkan PCIM juga siap untuk mengirimkan kader terbaiknya untuk menjadi relawan guru PKBM.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)