logo rilis
Katsuko Saruhashi, Si Penguak Kasus Nuklir di Lautan
Kontributor
Ning Triasih
22 Maret 2018, 12:09 WIB
Katsuko Saruhashi, Si Penguak Kasus Nuklir di Lautan
Katsuko Saruhashi tampil di laman utama Google, Kamis (22/3/2018). FOTO: Screenshoot Google

RILIS.ID, Jakarta— Jika membuka laman pencarian Google hari ini, Kamis (22/3/2018), Anda akan melihat ilustrasi sosok wanita berkacamata tengah berdiri dengan latar belakang ombak di lautan.

Rupanya, Google tengah merayakan ulang tahun Katsuko Saruhashi ke-98. Sia dia hingga dijadikan Google doodle hari ini?

Melansir dari berbagai sumber, Katsuko Saruhashi adalah seorang ahli geokimia asal Jepang yang pertama kali mengukur kandungan karbon dioksida (CO2) di air laut. Dia pula orang pertama yang berhasil memaparkan bukti dari bahaya luruhan radioaktif di air laut dan atmosfer.

Penelitian kandungan CO2 di air laut dilakukan Saruhashi pada 1950. Kala itu, kandungan CO2 tak dianggap penting, karenanya ia harus mengembangkan metode pengukuran sendiri.

Saruhashi menjadi fenomenal sejak kontribusinya dalam meneliti efek tes nuklir di lautan pada 1954 yang dilakukan Amerika Serikat di area Kepulauan Marshall. Saat itu ledakannya ternyata lebih dahsyat dari perkiraan.

Akibat ledakan tersebut, kapal nelayan yang tengah beroperasi di area tersebut terpapar luruhan nuklir hingga terkena hepatitis. Dari kasus inilah Saruhashi akhirnya melakukan penelitian terkait hujan asam dan dampaknya.

Riwayat hidup

Saruhashi merupakan lulus Perguruan Tinggi Sains Wanita Kekaisaran Jepang pada 1943. Ia kemudian bergabung dengan Institut Penelitian Meteorologi milik Observatorium Meteorologi Pusat dan bekerja di laboratorium geokimia di sana.

Pada 1957, Saruhashi berhasil memperoleh gelar S2 Kimia dari Universitas Tokyo dan menjadi salah satu perempuan pertama yang mendapat gelar tersebut.

Di usia 87 tahun, tepatnya pada 29 September 2007, Saruhashi mengembuskan napas terakhir di Tokyo, Jepang akibat penyakit pneumonia.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)