Home » Peristiwa » Nasional

Kata Wiranto tentang Putusan MK terkait Uji Materi UU Pemilu

print this page Kamis, 11/1/2018 | 22:35

Menko Polhukam Wiranto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold). Dia sesumbar, keputusan tersebut bakal memperkuat sistem presidensial.

"Keputusan tersebut diharapkan akan memperkuat sistem presidensial. Keputusan tersebut juga selaras dengan hakikat tujuan pemilu, di mana Presiden yang terpilih akan mendapat dukungan signifikan di DPR," ujarnya via siaran pers yang diterima rilis.id di Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Sejumlah elemen kelompok sipil, akademisi, dan partai menggugat Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) ke MK, beberapa waktu lalu. Dalam putusannya, Kamis, MK menolak mengabulkan permohonan tersebut, namun disertai perbedaan pendapat (dissenting opinion).

Bagi Wiranto, putusan MK tersebut merupakan instrumen menyeleksi pemimpin masa depan yang berkualitas. Sebab, tokoh yang mencul akan melalui seleksi yang ketat sehingga layak maju sebagai calon Presiden.

"Keputusan tersebut secara tidak langsung merupakan seleksi bagi munculnya pemimpin yang berkualitas," klaim eks Ketua Umum DPP Hanura ini.

Dia juga menyebut putusan MK akan menyederhanakan partai politik pendukung Presiden. Dengan begitu, potensi konflik yang kerap terjadi pada pelaksanaan pemilu bisa diatasi. "Sehingga, stabilitas politik nasional akan tetap terjaga," pungkas Wiranto.

Penulis Armidis Fahmi
Editor Fatah Sidik

Tags:

Kemenko PolhukamWirantoUU PemiluMKPresidential Threshold