logo rilis
Kasus Teluk Balikpapan, Polisi Periksa 22 Saksi
Kontributor
Kurniati
09 April 2018, 11:25 WIB
Kasus Teluk Balikpapan, Polisi Periksa 22 Saksi
Kondisi Teluk Balikpapan yang tercemar tumpahan minyak milik Pertamina. FOTO: Instagram/@ukmlingkunganug

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Polisi Mohammad Iqbal, menyatakan pihaknya sejauh ini telah memeriksa 22 orang saksi, dalam kasus tumpahan minyak milik Pertamina di kawasan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur.

Menurutnya, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan polisi.

"Proses penyelidikan. Upaya yang dilakukan memeriksa 22 orang saksi," kata Brigjen Iqbal di Jakarta, Senin (9/4/2018).

Polisi pun, kata Iqbal, belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Ia menuturkan, polisi telah mengambil sampel di tempat kejadian perkara dan sudah melakukan olah TKP.

"Dengan penyelaman ke dasar laut guna memperoleh visualisasi, ambil foto dan video pipa yang patah," katanya.

Sabtu (31/3/2018) lalu, telah diketahui bahwa penyebab tumpahan minyak di Teluk Balikpapan terjadi akibat patahnya pipa penyalur bawah laut milik Pertamina di kedalaman 25 meter. 

Pipa baja berdiameter 20 inci ini, menyalurkan minyak mentah dari Terminal Lawe-lawe di Penajam Paser Utara ke Kilang Balikpapan.

Patahnya pipa tersebut membuat air laut tercemar materi hitam, kental dan berbau menyengat seperti solar.

Dari kejadian itu, satu kapal pengangkut batu bara terbakar, lima orang tewas, satu orang mengalami luka bakar dan 20 orang selamat.

Tercemarnya Teluk Balikpapan akibat patahnya pipa penyalur minyak mentah ini, juga telah menjadi sorotan dunia.

Sumber: ANTARA


komentar (0)