logo rilis
Kasus Suap, Mantan Gubernur Sumut Diperiksa KPK
Kontributor
Tari Oktaviani
11 April 2018, 12:03 WIB
Kasus Suap, Mantan Gubernur Sumut Diperiksa KPK
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza.

RILIS.ID, Jakarta— Mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho harus rela ditelisik keterangannya terkait kasus dugaan suap yang dilakukan 38 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014. Gatot sedianya akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus tersebut.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FST (Ferry Suando, Tunggul)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (11/4/2018).

Saat ia datang ke gedung KPK, Gatot yang sudah berstatus terpidana itu bungkam ketika dicecar pertanyaan oleh wartawan. Ia hanya melempar senyum kepada awak media.

Selain Gatot, penyidik juga memanggil enam orang yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Sumut yakni Muhammad Afan, Budiman Pardamean Nadapdap, Guntur Manurung, Bustami HS, Zulkfili Husein, Parluhutan Siregar.

"Serta ada para petinggi DPRD kala itu dipanggil juga. Ada Saleh Bangun mantan ketua fraksi Demokrat, Chaidir Ritonga dan Kamaludin Harahap selaku mantan Wakil Ketua DPRD," paparnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan 38 anggota DPRD Sumatera Utara yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diduga menerima uang suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, yang masing- masing sebesar Rp 300 juta hingga Rp 350 juta.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, uang yang diterima 38 tersangka dari Gatot itu terkait dengan persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2012 sampai dengan 2014 dan persetujuan perubahan APBD Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2013 dan 2014.

Editor: Sukardjito


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)