logo rilis
Kasus Korupsi Helikopter, KPK Panggil Mantan KSAU
Kontributor
Tari Oktaviani
11 Mei 2018, 12:02 WIB
Kasus Korupsi Helikopter, KPK Panggil Mantan KSAU
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) TNI periode 2015-2017, Agus Supriatna.

Menurut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, sedianya Agus Supriatna akan diperiksa sebagai saksi untuk kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan helikopter jenis AW 101 tahun 2016 sampai 2017.

"Ya benar, yang bersangkutan (Agus Supriatna) akan diperiksa sebagai saksi untuk Irfan Kurnia Saleh (IKS)," katanya di Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Irfan Kurnia Saleh merupakan Direktur PT Diratama Jaya Mandiri, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembelian helikopter AgustaWestland (AW) 101 oleh KPK.

Ini berawal di tahun 2016 dimana TNI AU mengadakan pembelian satu unit heli AW 101. 

Proses lelang diikuti dua perusahaan, yakni PT Diratama Jaya Mandiri dan PT Karya Cipta Gemilang. 

Menurut penyidik, proses lelang telah diatur dan ditentukan oleh Irfan.

Sebelum pelaksanaan lelang, Irfan telah mengadakan kontrak kerja sama dengan produsen AgustaWestland di Inggris dan Italia. 

Kontrak pembelian saat itu senilai Rp514 miliar.

Pasca lelang dilakukan, setelah PT Diratama Jaya Mandiri ditetapkan sebagai pemenang, nilai kontrak dengan TNI AU dinaikan menjadi Rp738 miliar.  

Dengan demikian, terdapat selisih Rp224 miliar yang merupakan kerugian negara.

Akibat perbuatannya, Irfan disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
 

Editor: Kurniati


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)