logo rilis
Kasus Century, KPK Siap Laksanakan Perintah Pengadilan
Kontributor
Tari Oktaviani
10 April 2018, 12:47 WIB
Kasus Century, KPK Siap Laksanakan Perintah Pengadilan
Komisioner KPK Saut Situmorang memberikan pemahaman tentang korupsi saat rapat konsultasi dengan seluruh kader yang menjabat kepala daerah di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Senin (19/2/2018). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tindaklanjuti putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait dikabulkannya gugatan hasil praperadilan kasus dugaan korupsi dana talangan atau bailout Bank Century‎. 
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menegaskan penyidik sudah menelaah mana pihak-pihak yang dianggap memiliki peran signifikan dalam kasus ini.

"Penyidik dan penuntut pasti lah lebih paham formil materiilnya kasus Century, siapa berbuat apa, termasuk upaya membuktikan kick back-nya seperti apa, dan lain-lain," ungkapnya kepada rilis.id, Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Lebih jauh, Saut menghargai putusan hakim praperadilan tersebut. Menurutnya hal ini juga berguna untuk menjalankan fungsi chek and balance. Termasuk KPK yang dikatakannya juga membutuhkan koreksi.

"Oh iya, putusan yang harus dihargai itu, ini namanya check and balance berjalan dengan baik di negeri ini, sehingga tida ada satupun lembaga yang tidak boleh dikoreksi kinerjanya," tegasnya.

Ia berujar, meskipun ada atau tidaknya putusan PN Jaksel itu, KPK dikatakannya tetap akan mengusut kasus Century yang sudah mangkrak lama ini. Bahkan Saut pun mengatakan, pihaknya akan meninjau sejauh mana penyidik sudah melangkah dalam kasus ini.

"Walau sebenarnya nggak mesti karena putusan itu baru, KPK melanjutkan atau menghentikan kasus.Langkah waktu dekat tidak beda atau tidak ada yang khusus karena dari sejak lama KPK juga terus melangkah tentang ini. Nanti kita lihat lagi sejauh dimana KPK melangkah," paparnya.

Sebelumnya, Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) memenangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) terkait kasus dugaan korupsi dana talangan/bailout Bank Century‎.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan, pihaknya akan menyerahkan salinan putusan praperadilan dari PN Jaksel kepada KPK secepatnya. Ia pun berharap agar KPK segera menuntaskan kasus ini dengan menetapkan tersangka baru.

"Atas dikabulkannya gugatan praperadilan yang diajukan MAKI lawan KPK dalam kasus korupsi Century, maka tidak ada alasan lagi KPK untuk tidak menetapkan tersangka baru dalam kasus Century," jelas Boyamin di Jakarta.

Dalam kasus ini setelah terdakwa Budi Mulya divonis bersalah sejak dua tahun lalu dalam perkara Century, hingga kini KPK belum menetapkan tersangka baru. MAKI kemudian mengajukan gugatan praperadilan melawan KPK terkait kasus Century hingga tiga kali agar KPK menetapkan tersangka baru.

Perkara ini memang kerap menyeret beberapa nama pejabat penting negara kala itu. Seperti pernah disebut dalam dakwaan Budi Mulya, mereka di antaranya ‎Boediono, Muliaman D Hadad, Hartadi, Miranda Goeltom, dan Raden Pardede.

Editor: Sukardjito


500
komentar (0)