logo rilis

Kasihan! Tunawisma Filipina Ini Tinggal di Gorong-gorong Pipa
Kontributor
Ning Triasih
18 April 2018, 22:10 WIB
Kasihan! Tunawisma Filipina Ini Tinggal di Gorong-gorong Pipa
Seorang Tunawisma di Filipina tinggal di gorong-gorong pipa beton. FOTO: Viral4real

RILIS.ID, Jakarta— Keberadaan tunawisma di sejumlah negara seolah benda mati. Mereka terlihat namun terabaikan begitu saja.

Ya, tak banyak orang peduli pada kehidupan tunawisma. Mereka terabaikan dan tersisih. Penyebabnya beragam. Ada yang dibuang perusahaan tanpa diberi kesempatan untuk berjuang demi kelangsungan hidup mereka, atau mungkin gara-gara ditelantarkan begitu saja oleh keluarga.

Akibatnya, mereka terlempar ke jalanan. Tanpa rumah, makanan, apalagi uang. Alhasil, demi bertahan hidup, tak sedikit tunawisma harus meminta-minta belas kasihan orang.

Untuk bernaung, beberapa dari mereka ada yang menggunakan kotak kardus. Mereka tinggal di mana saja di tempat yang sekiranya bisa melindungi diri dari panas atau pun dingin. 

Seperti yang dialami seorang tunawisma di Filipina ini. Ia tak punya pilihan selain mencari perlindungan di mana hewan-hewan tidak akan berani mendekat, sebuah gorong-gorong pipa beton yang terbengkalai.

Diketahui, pria tersebut bernama Victoriano Mansano dari Lower Ilomavis, dekat Sekolah Cayetano, Kidapawan City. Tatay Vic, begitu penduduk setempat memanggilnya.

Seperti dilansir dari Viral4real, kondisi Tatay Vic sangat memprihatinkan. Ia seolah terselip di dalam gorong-gorong pipa raksasa tersebut. Tempat sempit itu seolah jadi rumahnya. Makan dan minum pemberian warga ia lakukan di sana.

Namun, di malam hari, terkadang ia mencari perlindungan di sekolah terdekat.

Menurut keterangan seorang warganet yang mengabadikan kehidupan Tatay Vic dan mengunggahnya di media sosial, pria malang itu ditinggalkan oleh keluarganya, hingga jadi tunawisma.

Karena itu, warganet yang tak disebutkan namanya itu berharap ada  yang baik hati untuk membantu Tatay Vic dengan segala cara.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)