Home » Peristiwa » Dunia

Kasihan... Berupaya Selamatkan Diri, Perahu Pengungsi Muslim Rohingya malah Tenggelam

print this page Selasa, 17/10/2017 | 18:06

Para pengungsi muslim Rohingya menggunakan perahu menuju Bangladesh. Muslim Rohingya terusir dari rumahnya karena aksi kekerasan militer Myanmar. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Dhaka— Sedikit-dikitnya dua orang tewas saat perahu yang mengangkut pengungsi muslim Rohingya tenggelam dalam perjalanan ke Bangladesh pada Minggu (9/10/2017) waktu setempat.

Letnan Kolonel Ariful Islam, komandan Penjaga Perbatasan Bangladesh, menjelaskan, perahu itu tenggelam di dekat Shah Porir Dwip, di ujung selatan Bangladesh.

"Jenazah anak laki-laki dan wanita tua telah ditemukan di perairan, sementara delapan korban lain telah diselamatkan," ucapnya melalui pesan singkat.

Operasi penyelamatan sedang berlangsung pada Senin waktu setempat, dan jumlah korban hilang belum diketahui.

Lebih dari 500.000 Muslim Rohingya meninggalkan Myanmar sejak 25 Agustus, usai dipaksa pasukan keamanan Myanmar dan kelompok ekstremis keagamaan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa menganggap tindakan itu sebagai upaya genosida atau pembersihan suku. Pemerintah Myanmar sendiri membantah tuduhan pemusnahan tersebut.

Enam minggu setelah kekerasan terjadi, arus pengungsi Rohingya terus mengalir ke negara tetangganya, Bangladesh, melalui darat dan laut.

Myanmar, negara yang kebanyakan penduduknya beragama Buddha, tidak menganggap Muslim Rohingya sebagai warga negaranya, meski banyak yang telah tinggal di Rakhine selama beberapa generasi. Setelah gelombang kekerasan lima tahun lalu, sekitar 1 juta warga Rohingya terpaksa pindah ke Bangladesh.

Perahu tenggelam adalah peristiwa terkini dari serangkaian kecelakaan mematikan di perairan yang melibatkan pengungsi Rohingya. Baru-baru ini, pada 28 September, sebuah kapal yang mengangkut sekitar 80 pengungsi terbalik. Tujuh belas selamat, sementara 23 orang dipastikan tewas dan sisanya dinyatakan hilang.

Pada 6 September, 46 jasad ditemukan setelah sebuah kapal tenggelam di perairan memisahkan Myanmar dan Bangladesh. Di antara korban tewas adalah 19 anak, 18 wanita dan 9 pria.

Editor Eroby JF
Sumber Antara

Tags:

Muslim RohingyaRohingyaPengungsi RohingyaMyanmar