logo rilis
Kashmir Butuh Dukungan untuk Tentukan Nasib Sendiri
Kontributor
Syahrain F.
06 April 2018, 17:22 WIB
Kashmir Butuh Dukungan untuk Tentukan Nasib Sendiri
Duta Besar Pakistan Muhammad Aqil Nadeem (kiri) dan Ketua Forum Solidaritas Kashmir Zahir Khan menyampaikan pemaparan soal situasi di Kashmir dalam acara Hari Solidaritas Kashmir, di Kedutaan Besar Pakistan, di Jakarta, Jumat (6/4/2018). FOTO: RILIS.ID/Syahrain F

RILIS.ID, Jakarta— Dengan meningkatnya kekerasan dan situasi hak asasi manusia (HAM) yang memburuk di Jammu dan Kashmir, Pakistan, Kedutaan Besar Pakistan untuk Indonesia bekerjasama dengan Forum Solidaritas Kashmir (FSK) mengadakan "Hari Solidaritas Kashmir" pada Jumat (6/4/2018). 

Ketua FSK Dr Zahir Khan menyeru komunitas internasional untuk memberi perhatian tanggung jawabnya terhadap perselisihan yang terus terjadi hingga saat ini di Kashmir.

Dr Zahir mengatakan, pengguanaan kekerasan secara brutal yang dilakukan tentara India telah membuat rakyat yang telah lama menetap di Kashmir tak mampu menyampaikan aspirasinya untuk menentukan nasib mereka sendiri.

Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Muhammad Aqil Nadeem menjelaskan, di tingkat internasional, upaya untuk menentukan nasib sendiri juga telah difasilitasi oleh Dewan Keamanan (DK) PBB.

"DK PBB memberi opsi, pindah ke India atau ke Pakistan. Jika anda lihat di berita-berita yang dilaporkan oleh media lokal, rakyat Kashmir mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu kebangsaan Pakistan," Nadeem.

Terakhir, Nadeem meminta Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia agar memberi perhatian kepada Kashmir, layaknya perhatian Indonesia terhadap Palestina dan Rohingya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)