logo rilis

Karolin-Gidot Prioritaskan Pendidikan Suku Dayak Kalbar
Kontributor
Kurnia Syahdan
21 Mei 2018, 14:29 WIB
Karolin-Gidot Prioritaskan Pendidikan Suku Dayak Kalbar
Cagub Kalbar, Karolin ketika menghadiri Pekan Gawai Dayak di Pontianak. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Pontianak— Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 2, Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot, akan terus meningkatkan daya saing dan kualitas masyarakat adat Dayak di provinsi itu, khususnya di bidang pendidikan.

"Untuk pendidikan, kami sudah siapkan program sekolah unggulan yang akan ada di 14 kabupaten dan kota. Ini akan mempermudah akses bagi anak-anak dari pedalaman mengenyam pendidikan khususnya SMA dan SMK, yang mumpuni dan berkualitas,” kata Karolin, usai menghadiri pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-XXXIII, di Rumah Radakng Pontianak.

Menurut Karolin, dirinya bersama Suryadman Gidot juga akan mendorong pemerintah Kabupaten dan Kota, agar menyiapkan beasiswa untuk anak-anak yang berprestasi di pedalaman. Sehingga, lanjut Karol, mereka bisa kuliah dan akan kembali ke daerah asalnya dengan status guru honor daerah.

“Program ini sudah dijalankan khususnya di Kabupaten Bengkayang. Dan berhasil mengatasi kekurangan guru di daerah pedalaman,” lanjutnya.

Di samping itu, Karolin dan Gidot juga akan mendekatkan akses layanan pendidikan bagi masyarakat di pedalaman Kalbar. Sehingga, mereka bisa sekolah di usia yang seharunya.

“Kita akan bangun sekolah-sekolah di pedalaman. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah akses layanan pendidikan masyarakat pedalaman. Karena selama ini, masalah tersebut menjadi kendala bagi mereka khususnya suku Dayak untuk menikmati hasil pembangunan di sektor pendidikan,” ungkap Karolin.

Bahkan, Karolin dan Gidot sudah menyiapkan program khusus untuk profesi tertentu. Seperti dokter hewan, yang jumlahnya sangat langka di Kalbar. Sementara, dokter hewan sangat dibutuhkan keberadaannya.

“Profesi khusus seperti dokter hewan, ahli pengelola tambang juga sudah kita pikirkan. Kedepan Kalbar harusnya punya tenaga khusus sehingga, potensi yang ada bisa lebih dimaksimalkan,” pungkas Karolin.
 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)