logo rilis

Karantina WNI Eks ISIS, PKS Usul Pemerintah Minta Bantuan PBB
Kontributor
Nailin In Saroh
13 Februari 2020, 16:00 WIB
Karantina WNI Eks ISIS, PKS Usul Pemerintah Minta Bantuan PBB
Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS yang diduga menjadi kombatan teroris lintas batas atau foreign terrorist fighters (FTF) di beberapa negara mendapat penolakan dari berbagai pihak. 

Menanggapi itu, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini meminta pemerintah memperhatikan aspek kemanusiaan mengenai pemulangan WNI eks ISIS tersebut. 

Jazuli juga mengusulkan agar pemerintah Indonesia meminta bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengkarantina WNI eks ISIS tersebut.

"Solusi dari kami sebaiknya pemerintah meminta bantuan PBB untuk mengkarantina mereka sampai ideologi mereka yang bertentangan dengan ideologi negara hilang," ujar Jazuli di Ruang Delegasi MPR RI Nusantara V Kompleks Parlemen Senayan Jakarta Pusat, Kamis(13/2/2020).

Sementara, untuk memulangkan anak-anak dibawah umur, Jazuli mendukung langkah pemerintah yang menilai anak hanya menjadi korban karena tidak terlibat dan mengetahui tentang ideologi ISIS.

"Saya setuju dengan pemerintah yang akan memulangkan anak anak yang diajak kesana tapi tidak mengetahui tentang ideologi tersebut, anak anak tersebut menjadi korban dan tidak tau akan diajak ke tempat tersebut," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, pemerintah memutuskan tak memulangkan ratusan WNI eks ISIS ke Indonesia. Hal ini diputuskan dalam rapat kabinet yang digelar tertutup oleh Presiden Joko Widodo dan sejumlah kementerian di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2).

"Pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris, bahkan tidak akan memulangkan foreign terrorist fighter (FTF) ke Indonesia," kata Menko Polhukam Mahfud MD. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID