logo rilis
Karantina Ikan Selamatkan 1,1 Juta Ekor Benih Lobster
Kontributor
Kurniati
28 Mei 2018, 13:15 WIB
Karantina Ikan Selamatkan 1,1 Juta Ekor Benih Lobster
FOTO: Instagram

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina mengatakan, kasus penyelundupan yang telah digagalkan aparat selama tahun 2018 hingga sejauh ini didominasi penyelundupan benih lobster.

"Penggagalan yang dilakukan didominasi oleh kasus penyelundupan benih lobster," kata Rina dalam rilis yang diterima di Jakarta, Senin (28/5/2018).

Berdasarkan data BKIPM Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), total benih lobster yang berhasil diselamatkan adalah sebanyak 1.098.870 ekor. 

Jumlah benih tersebut diketahui adalah setara juga dengan sekitar Rp 164,83 miliar.

Rina juga mengungkapkan, hingga Mei 2018 berhasil digagalkan hingga sebanyak 19 kasus penyelundupan benih lobster.

Kepala BKIPM KKP menyatakan, pencapaian yang telah diraih ini tidak lepas dari hasil kerjasama dengan berbagai instansi maupun lembaga. 

"Ini tentunya tidak lepas dari kerjasama dari berbagai pihak. Ada Bareskrim, Ditpolair, Polres, PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) dan semua yang tidak bisa disebutkan satu persatu," kata Rina.

Selain itu, ujar dia, berbagai pihak terkait juga akan terus memburu oknum-oknum lain untuk memutus rantai penyelundupan yang marak ditengarai karena masih tingginya permintaan pasar.

Sejumlah kasus penyelundupan benih juga telah dimejahijaukan, seperti seorang terdakwa H (48) yang diduga menyelundupkan benih lobster sebanyak 107.525 ekor, senilai Rp10 miliar, yang terjadi beberapa waktu lalu di Jambi. Ia dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman enam bulan penjara dan denda Rp100 juta subsider satu bulan.

Sebelumnya, Polda Jawa Barat juga berhasil mengamankan tiga orang yang diduga pengepul serta melakukan jual beli bayi lobster secara ilegal di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jabar, dengan kerugian negara sekitar Rp3 miliar.

Tiga orang pengepul berinisial AW (38), AM (35) dan B (29) berhasil diamankan.
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)