logo rilis
Karantina Gorontalo Musnahkan Ribuan Daging Tikus Beku 
Kontributor
Kurniati
04 April 2018, 14:09 WIB
Karantina Gorontalo Musnahkan Ribuan Daging Tikus Beku 
Ilustrasi tikus. FOTO: Instagram/@mouseforlabs

RILIS.ID, Gorontalo— Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo memusnahkan 1.120 ekor daging tikus beku asal Pagimana, Sulawesi Tengah.

"Daging beku ini masuk melalui Pelabuhan Laut Kota Gorontalo," kata Kepala Seksi Karantina Hewan, Titin Qomariyah di Gorontalo, Rabu (4/4/2018).

Ribuan daging tikus ekor putih tersebut ditahan sejak 22 Maret 2018 lalu. 

Titin Qomariyah mengatakan, dimusnahkan daging tikus beku karena pemiliknya tidak dapat menunjukkan sertifikat sanitasi produk hewan dari daerah asal saat diperiksa petugas karantina.

"Daging tikus yang akan dibawa menuju Sulawesi Utara ini baru dimusnahkan karena harus melewati berbagai prosedur," jelasnya.

Ia menegaskan, saat dilakukan pemusnahan, pihaknya  menghadirkan saksi-saksi, yaitu pejabat petugas fungsional yang melakukan pemusnahan dan juga pihak Kepolisian, Korwas PPNS serta instansi terkait di sekitar pelabuhan.

Ia menjelaskan, tikus dapat berperan sebagai inang alami penyebab penyakit, seperti leptospirosis, salmomellosis dan penyakit pes yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

Namun, Titin meminta masyarakat agar tetap tenang dengan ditemukannya daging tikus itu, karena pihaknya menjamin tidak ada penyebaran daging tersebut di Gorontalo.

Ribuan daging tikus tersebut ungkap Titin hanya transit di Gorontalo dan akan dibawa menuju Sulawesi Utara.

"Pada pemusnahan hari ini juga, kita memusnahkan ayam dan burung yang tidak memiliki dokumen kesehatan karantina dari daerah asal yaitu Sulawesi Tengah," ucapnya lagi.

Selain tidak memiliki dokumen, ayam dan burung ini juga tidak dilaporkan kepada petugas karantina, oleh karena itu dilakukan penahanan hingga pemusnahan.
 

Sumber: ANTARA


komentar (0)