logo rilis
Kapolri Dukung Pembentukan Koopssusgab Berantas Terorisme
Kontributor
Sukma Alam
23 Mei 2018, 09:32 WIB
Kapolri Dukung Pembentukan Koopssusgab Berantas Terorisme
Tito Karnavian. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mendukung pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) yang melibatkan TNI untuk memberantas teroris.

"Saya sepakat dengan Panglima TNI. Saya yang minta bapak Panglima Marsekal Hadi (Tjahjanto) agar kekuatan TNI masuk ke operasi itu," kata Tito di Jakarta, Selasa (23/5/2018).

Ia mencontohkan, pelaksanaan Koopssusgab di Tinombala, Poso dalam operasi penangkapan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Sansoto.

"Jadi prinsip penanganan teroris adalah memenangkan dukungan publik, kalau publik mendukung langkah-langkah negara, maka teroris tidak akan bisa berkembang. Mereka survive tapi hanya riak-riak saja tapi kalau negara tidak didukung publik, itu juga membuat publik simpati ke kelompok-kelompok itu, jadi saya berpendapat bahwa saat ini mekanismenya seperti operasi Tinombala dimana kekuatan polri dan TNI bergabung," ungkap Tito.

Koopssusgab merupakan tim anti-teror gabungan tiga matra TNI. Pasukan ini berasal dari Sat-81 Gultor Komando Pasukan Khusus milik TNI Angkatan Darat, Detasemen Jalamangkara TNI Angkatan Laut dan Satbravo 90 Komando Pasukan Khas dari TNI Angkatan Udara.

Sedangkan untuk sejumlah anak yang juga menjadi korban ideologi teroris kedua orang tuanya seperti yang terjadi di Surabaya, Tito mengaku bahwa pemerintah sedang mengupayakan langkah-langkah pencegahan agar anak-anak tidak terekspose paham radikal.

"Tapi Polri tidak bisa kerja sendiri, karena itu kita minta pemerintah, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Sosial, kementerian di bidang ekonomi, pendidikan, ormas, LSM yang pedulo silakan ini masalah ini kita cari solusi bersama jangan sampai anak-anak terbawa, terlibat terorisme," tambah Tito.


 

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)