logo rilis
Kampanyekan Antirasuah, ICW Luncurkan Akademisi Antikorupsi
Kontributor
Elvi R
19 April 2018, 15:13 WIB
Kampanyekan Antirasuah, ICW Luncurkan Akademisi Antikorupsi
Peluncuran Akademi Antikorupsi. FOTO: RILIS.ID/Elvi R

RILIS.ID, Jakarta— Indonesia Corruption Watch (ICW) meluncurkan program Akademi Antikorupsi. Menurut Koordinator ICW Adnan Topan Husodo program ini diluncurkan untuk menjadi media belajar bagi semua pihak. Terutama aktivis dan masyarakat mengenai korupsi dan cara memberantasnya.

 Berbasis teknologi informasi, diharapkan program ini dapat menjangkau seluruh elemen masyarakat. Terutama mengenai pendidikan Antikorupsi.

"Akademi Antikorupsi merupakan upaya ICW konsep pendidikan yang bisa diakses semua orang," ujar Adnan dalam sambutannya di Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Dia menjelaskan, pelatihan ini lebih menekankan pada aspek teknologi. Jika sebelumnya pembelajaran antikorupsi dilakukan dengan tatap muka, maka kali ini semua orang bisa belajar Antikorupsi tidak terbatas jarak.

"Cara kami ini untuk merespon perkembangan teknologi. Pendekatan pembelajaran yang efektif, antikorupsi juga bisa dengan teknologi yang kian maju," jelasnya.

Adnan menyebut, pada tahun pertama ini, Akademi Antikorupsi menawarkan enam mata kuliah, yaitu Pengantar Korupsi untuk Remaja, Pengantar Korupsi untuk Mahasiswa/Dewasa, Pedadogi Kritis dah Pendidikan Antikorupsi, Sosiologi Korupsi, Pengantar Hukum Korupsi, serta Korupsi dan Kemiskinan.

Kuliah diberikan oleh para aktivis antikorupsi serta dosen tamu dari kalangan akademisi maupun praktisi dalam pemberantasan korupsi. Peluncuran Akademi Antikorupsi dilaksanakan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, dan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)