logo rilis
Kamar Bui Setnov Lebih Besar, Ini Komentar KPK
Kontributor

16 September 2018, 19:17 WIB
Kamar Bui Setnov Lebih Besar, Ini Komentar KPK
Setya Novanto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menyayangkan adanya kabar sel penjara Setya Novanto lebih besar dan tampak seperti kamar hotel.

Menurutnya, tidak adil bila hanya Novanto yang merasakan kenikmatan di dalam penjara. Oleh karena itu ia meminta agar Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM segera memperbaikinya.

"Situasi rumah binaan Sukamiskin sebagaimana yang disebut ombudsman tentu agar diperbaiki karena kalau itu benar jelas isunya ketidakadilan," katanya, Jakarta, Minggu (16/9/2018).

Saut mengatakan, jika memang pihak lapas memperbolehkan adanya sel mewah maka semua tahanan tanpa terkecuali juga harus mendapat hak yang sama. Sehingga sel mewah tidak hanya berlaku pada orang-orang yang memiliki uang yang banyak.

"Beri saja semua warga binaan pada luas ruang yang sama namun dengan sejumlah ketentuan lain yang selaras serasi seimbang. Janganlah dengan luas space yang sama yang punya uang banyak boleh bawa home theater misalnya. Jadi lagi-lagi harus tetap ada pembatasan," tegasnya.

Konsep penjara sebagai salah satu tempat yang membina, kata Saut, bisa saja dibuat diatas standar internasional yang dibuat badan-badan dunia. Dengan kata lain semua tahanan terlepas apa kasusnya mendapat hak yang sama tanpa terkecuali.

"Misal boleh bebas main bola, main  komputer, naik sepeda lapangan, kamar luas, boleh main musik, nonton TV, ketemu keluarga kapan saja, main internet namun semuanya secara terbatas (haknya dibatasi) jadi saya pikir itu baik bagus buat negara Pancasila tapi itu harus ditekankan harus berlaku untuk semua tahanan siapapun apapun kasusnya," kata Saut.

Sebelumnya, dalam sidak yang dilakukan Ombudsman RI, terdapat temuan kamar penjara terpidana kasus korupsi e-KTP Setya Novanto berukuran lebih besar. Sidak yang dilakukan oleh Ombudsman RI yang dipimpin anggota Ombudsman Ninik Rahayu pada Kamis (13/9) malam itu mendapati adanya kasur seperti di hotel dan juga lebgkap dengan rak buku dan meja.

"Ada kamar yang lebih luas. Itu dihuni oleh Pak Setya Novanto, memang lebih luas. Kalau ditanya ukuran bingung, pokoknya dua kali lipat," ucap Ninik di kantor Kemenkum HAM Kanwil Jawa Barat, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (14/9).

 

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID