logo rilis
Kalau Dollar Rp15.000, Gerindra Prediksi Jokowi Tumbang
Kontributor
Nailin In Saroh
23 Mei 2018, 11:00 WIB
Kalau Dollar Rp15.000, Gerindra Prediksi Jokowi Tumbang
Presiden Jokowi di Jakarta. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Ferry Juliantono, turut menanggapi memburuknya nilai tukar rupiah yang kini bergerak diatas Rp14.000. 

Menurutnya, tidak ada pemerintahan yang kuat, apabila nilai tukar rupiah terhadap dolar nantinya tembus Rp15.000.

"Sekarang kan Rp14.200 per dolar AS, sedikit lagi tembus Rp14.500, kalau sudah Rp15.000 tidak ada (pemerintahan) yang kuat," ujarnya di Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Lebih jauh, Ferry menjelaskan, hal tersebut bisa berkaca pada tahun 1998, di mana Presiden Soeharto yang sangat kuat, akhirnya tumbang setelah dolar membumbung tinggi.

Bahkan, partai-partai pendukung pemerintah hari ini pun, kata Ferry, akan berfikir ulang jika dolar terus merangkak naik.

"Tembus Rp15.000, jatuh itu pemerintah (Jokowi)," cetusnya.

Apalagi, tambahnya, dampak inflasi dari itu sudah dirasakan langsung oleh seluruh rakyat Indonesia. Ia mengaku, telah bertemu dengan para pedagang yang juga mengeluhkan inflasi ini.

"Jadi, kalau ada yang bilang puas dengan pemerintah sekarang, itu hanya persepsi saja," pungkasnya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal


500
komentar (0)