logo rilis

Kala Sandiaga-Sri Mulyani Main Bola di Lapangan Banteng
Kontributor
Kurnia Syahdan
07 Mei 2018, 14:00 WIB
Kala Sandiaga-Sri Mulyani Main Bola di Lapangan Banteng
Ilustrasi lapangan banteng, Jakarta. FOTO: Instagram/@pakindro

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengajak Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati meninjau kemajuan pembangunan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (7/5/2018).

Keduanya berkeliling melihat proyek pembangunan yang hampir selesai dengan mengenakan baju olahraga dan membawa bola. 

Sandiaga dan Sri Mulyani mencoba lapangan sambil memainkan bola yang mereka bawa.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan waktu penyelesaian pembangunan Lapangan Banteng kurang dari lima bulan dan ia sudah diundang untuk melihat kemajuan pembangunan kawasan itu.

"Saya pernah sampaikan Pak Sandi, ada taman yang saya itu sudah nggak pernah bisa menikmati dan menurut saya, harusnya Pemerintah DKI memperbaiki. Terus kita tanya, saya atau Pak Sandi yang mau benerin? Pak Sandi bilang 'i will take over it'," kata Sri Mulyani.

Menkeu juga memuji kemajuan di Lapangan Banteng yang dirasakannya bagus dan merupakan 'paru-paru' kota di kawasan itu.

"Terutama untuk kami, ini adalah merupakan paru-paru. Dan tentu saja kalau kita lihat dari Gedung Daendels di sana itu, AA Maramis dan juga Kemenkeu ini adalah kawasan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan," kata Sri Mulyani.

Menurut dia, kawasan itu menjadi kawasan publik yang menciptakan aura dari sisi pemerintahan dan menyenangkan, karena dari konsepnya banyak masyarakat yang bisa menikmatinya.

"Konsepnya sangat harmonis, modern dan juga sehat, karena di sini space-nya untuk anak-anak mulai dari yang mau mengajak anak, atau cucu, anaknya untuk bermain futsal atau bapaknya mau ikut sepak bola atau just jogging atau mungkin untuk anak-anak latihan performance," kata Sri Mulyani.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengatakan kemajuan pembangunan Lapangan Banteng adalah jawaban atas tantangan Sri Mulyani dalam kaitannya kemitraan pemerintah dan badan usaha.

"Kita berikan swasta untuk pekerjaannya, asetnya milik pemerintah, 700 tenaga kerja kita serap, dampaknya kepada masyarakat sekitar sudah, mudah-mudahan bisa dirasakan sebelum bulan puasa dimulai," kata Wagub.

Lokasi yang dekat dengan Kantor Kementerian Keuangan dan juga dekat dengan Masjid Istiqlal yang akan ramai sekali, katanya.

"Jadi nanti akan kita satukan, ada air mancur menari, ada ruang olahraga di sini, ini jadi satu kesatuan mudah-mudahan kita ciptakan lapangan kerja, kemitraannya pemerintah dan badan usaha juga jalan dan terakhir bermanfaat bagi masyarakat," kata Sandiaga. 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)