logo rilis
Kabar Gembira, Pemerintah Angkat Bidan Desa Jadi CPNS
Kontributor
Sukardjito
14 Maret 2018, 08:14 WIB
Kabar Gembira, Pemerintah Angkat Bidan Desa Jadi CPNS
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza.

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengatakan, pengangkatan status bidan desa dari pegawai tidak tetap menjadi calon pegawai negeri sipil telah disetujui pemerintah dan Keputusan Presiden untuk pengangkatan status itu sudah dipersiapkan.

"Draf Keppres itu sedang dalam tahapan sinkronisasi di Kementerian Polhukam. Prinsipnya sudah disetujui," kata Moeldoko dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Mantan Panglima TNI itu baru-baru ini menerima 30 orang perwakilan dari Federasi Organisasi Bidan Desa (Forbides) Indonesia.

Dalam pertemuan itu, Ketua Forbides, Lilik Dian Eka Sari, menyampaikan masih ada 4.153 bidan desa berstatus pegawai tidak tetap (PTT) yang belum diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). 

Jumlah sebanyak itu tidak termasuk di antara 37 ribu bidan desa yang telah diangkat sebagai CPNS karena terkendala administrasi, terutama karena usia mereka di atas 35 tahun.

Lilik berharap 4.153 bidan desa PTT itu bisa segera ditingkatkan statusnya agar tak lagi dikejar-kejar pungutan liar pada setiap perpanjangan kontrak.

Moeldoko menegaskan, pemerintah memberikan respek sangat tinggi kepada bidan desa karena profesi ini sangat terkait dengan kemanusiaan.

Bahkan, katanya, Konvensi Jenewa 1949 soal perlindungan bagi warga sipil di sekitar zona perang, mencantumkan dengan jelas proteksi bagi para pekerja kesehatan. Pelanggaran terhadap hal itu dapat dikategorikan sebagai pelanggaran HAM berat.

Pemerintah serius menerima berbagai aspirasi dan menaruh rasa hormat pada bidan desa di lapangan.

"Bagaimana pun, ibu-ibu ini bertugas di ujung garis terdepan, di daerah-daerah perbatasan dan terpencil, demi kemanusiaan," tutup Moeldoko.

Sumber: ANTARA


komentar (0)