logo rilis
Jumlah Kematian di Amerika Latin Diatas 250 Ribu
Kontributor
Elvi R
21 Agustus 2020, 09:00 WIB
Jumlah Kematian di Amerika Latin Diatas 250 Ribu
Pembuatan peti mati untuk korban COVID-19 di Indonesia. FOTO: RILIS.ID/Panji Satria

RILIS.ID, Jakarta— Jumlah kematian COVID-19 yang dilaporkan di Amerika Latin mencapai 250 ribu lebih pada Kamis (20/8), saat virus tersebut terus mendera kawasan itu, yang telah menjadi wilayah paling parah di dunia yang terdampak pandemi.

Tonggak kelam itu dilalui ketika Brazil melaporkan 1.204 kematian akibat COVID-19 dalam 24 jam terakhir, menurut Kementerian Kesehatan Brazil.

Selama sepekan, kawasan tersebut mencatat lebih dari 3.000 kematian per hari. Berdasarkan hitungan Reuters, jumlah infeksi COVID-19 harian terus melonjak di Peru, Kolombia dan Argentina.

Brazil sedang memerangi wabah terbesar kedua di dunia, setelah Amerika Serikat, dengan total 112 ribu lebih kematian COVID-19 di negara terbesar Amerika Latin tersebut.

Presiden Brazil Jair Bolsonaro menuai kritikan pedas dari para pakar kesehatan atas penanganannya terhadap krisis tersebut. Ia telah meremehkan bahaya virus, menolak perlunya menjaga jarak fisik, dan mendesak agar usaha ekonomi kembali dibuka.

Namun, ada secercah harapan bahwa kondisi terparah wabah di Brazil kemungkinan berakhir, dengan Kementerian Kesehatan menyebutkan pada Rabu (19/8) bahwa penyebaran virus corona mungkin sedang melandai.

Sumber: Reuters/Antara


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID