logo rilis

Jumlah Kecelakaan Mudik Tahun Ini Menurun
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
14 Juni 2018, 15:35 WIB
Jumlah Kecelakaan Mudik Tahun Ini Menurun
Ilustrasi kemacetan lalu lintas di jalur mudik. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Jumlah kasus kecelakaan yang terjadi dalam Operasi Ketupat 2018 dari H-8 hingga H-2 Lebaran, tercatat sebanyak 899 kasus atau turun 32 persen dibandingkan periode sama di 2017.

"Tahun sebelumnya yang mencapai 1.319 kejadian," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/6/2018).

Lalu, jumlah korban meninggal pada Ops Ketupat 2018 hingga H-2 sebanyak 193 orang atau turun 59 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2017 yakni 478 orang.

Menurut dia, kecelakaan lalu lintas pada H-2 Lebaran didominasi oleh sepeda motor. Penyebabnya, karena kurang waspada, dan banyak yang melanggar batas kecepatan.

Meski sudah mendekati hari H lebaran, namun pada H-2 kemarin, kata dia, terjadi eningkatan arus mudik yang menuju ke Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur sebesar 33 persen.

"Hal ini disebabkan masih banyaknya pemudik dengan menggunakan kendaraan pribadi," katanya.

Dalam upaya mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Cipali, pihak polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan one way.

Ia pun merinci, pada H-2 Lebaran, arus kendaraan yang melewati Gerbang Tol (GT) Merak sebanyak 8.200 kendaraan atau naik 89,2 persen dibandingkan hari biasa.

Lalu, di GT Ciawi sebanyak 21.789 kendaraan (naik 1,68 persen), di GT Cileunyi 39.206 kendaraan (naik 2,92 persen), yang lewat GT Cikarang Utama 54.583 kendaraan (naik 38 persen).

"Jumlah kendaraan yang melewati Exit GT Palimanan ada 50.941 buah, yang melewati GT Kertasari 42.601 kendaraan dan GT Manyaran 31.764 kendaraan," katanya.

Operasi Ketupat 2018 berlangsung selama 18 hari sejak 7 Juni-24 Juni. Sebanyak 177 ribu personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, pemadam kebakaran, Dishub, disiagakan.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)