logo rilis
Jumat Pagi Merapi 'Batuk', Status Gunung Masih Normal
Kontributor
Elvi R
11 Mei 2018, 10:14 WIB
Jumat Pagi Merapi 'Batuk', Status Gunung Masih Normal
Letusan Freatik Merapi. FOTO: Humas BPNB

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyatakan, Gunung Merapi yang  terletak di Kabupaten Klaten, Megelang, Boyolali dan Sleman meletus freatik pada Jumat (11/5/2018) sekitar pukul 07:32 WIB. Letusan disertai suara gemuruh dengan tekanan sedang hingga kuat dan tinggi kolom 5.500 meter dari puncak kawah. 

"Letusan melontatkan abu vulkanik, pasir dan material piroklatik," ungkap Sutopo dalam siaran pers yang diterima rilis.id, di Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Lebih lanjut, kata Sutopo, letusan berlangsung tiba-tiba. Menurutnya, letusan freatik terjadi akibat dorongan tekanan uap air yang berawal dari kontak massa air dengan panas di bawah kawah Gunung Merapi. 

"Jenis letusan ini tidak berbahaya dan dapat terjadi kapan saja pada gunungapi aktif. Biasanya letusan hanya berlangsung sesaat. Gunung Merapi sebelumnya pernah terjadi letusan freatik," katanya.

Dia menyebut, saat ini status Gunung Merapi masih tetap normal (Level I) dengan radius berbahaya adalah 3 kilometer dari puncak kawah. Pusat Vulkanologi Dan Miitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pun tidak menaikkan status Gunung Merapi dan masih terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik.

"Masyarakat dihimbau tetap tenang. Belum ada laporan korban jiwa. BPBD dan aparat masih melakukan pemantauan. BPBD Sleman telah menginstruksikan masyarakat yang tinggal dalam radius 5 kilometer seperti daerah Kinahrejo sudah diinstruksikan untuk evakuasi ke bawah di barak pengungsi. Masyarakat merespon dengan evakuasi mandiri ke tempat yang aman," jelas Sutopo.

"Para pendaki Gunung Merapi diimbau mengikuti rekomendasi dan tidak memaksakan diri mendekati puncak kawah. Berdasarkan laporan sementara terdapat sekitar 120 orang yang mendaki dan mendekati Pasar Bubrah. Kondisinya semua selamat," imbuhnya.

Sedangkan, BPBD telah mendistribusikan masker. Hujan abu diperkirakan turun di sekitar Gunung Merapi khususnya di bagian selatan dan tergantung dari arah angin. Dilaporkan hujan abu vulkanik terjadi di Tugu Kaliurang Sleman Yogyakarta. 
"Posko BNPB terus berkoordinasi dengan BPPTKG PVMBG dan BPBD," pungkasnya.


500
komentar (0)