logo rilis

Jokowi: Selamat Hari Anak Nasional 2018
Kontributor
Sukma Alam
23 Juli 2018, 11:31 WIB
Jokowi: Selamat Hari Anak Nasional 2018
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Presiden RI, Joko Widodo menyapa anak-anak yang sedang merayakan Hari Anak Nasional 2018 di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur lewat rekaman video yang ditayangkan melalui layar lebar.

"Saya senang melihat anak-anak cerah, ceria dan senang. Pasti senang bertemu dengan teman-teman dari seluruh Indonesia," kata Presiden melalui rekaman video yang ditayangkan pada puncak peringatan Hari Anak Nasional 2018 di Pasuruan, Senin (23/7/2018).

Ia berpesan agar jangan lupa belajar, tetapi juga jangan lupa bermain. Kesempatan mengikuti peringatan Hari Anak Nasional 2018 harus dimanfaatkan untuk berkenalan dengan teman-teman baru.

Ia juga berpesan anak-anak tidak lupa berolahraga agar menjadi anak yang sehat. Anak-anak bisa melakukan olahraga apapun yang disukai.

"Yang senang bulutangkis, sepakbola, renang dan olahraga lainnya, silakan dilakukan," ujarnya.

Tidak lupa, Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Anak Nasional 2018.

Jowi sebelumnya dijadwalkan menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional 2018, tetapi kemudian berhalangan.

Tema peringatan Hari Anak Nasional 2018 adalah "Anak Indonesia, Anak GENIUS (Gesit, Empati, Berani, Unggul, Sehat)", sikap-sikap yang harus dimiliki anak untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia.

Anak Indonesia haruslah anak yang gesit dalam bertindak dan berpikir memiliki empati atau keinginan untuk menolong sesama, merasakan apa yang orang lain rasakan dan menghargai perbedaan.

Selain itu, anak Indonesia juga harus berani dalam bertindak. Karena setiap anak adalah istimewa, maka anak Indonesia harus unggul di bidangnya masing-masing serta sehat.

Puncak peringatan Hari Anak Nasional 2018 dihadiri 500 orang dewasa dan 3.000 anak mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), SD sederajat, SMP sederajat, SMA sederajat, anak-anak panti asuhan, perwakilan Forum Anak Nasional dan anak penyandang disabilitas.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)