logo rilis
Jokowi Minta Kasus COVID-19 di Sembilan Provinsi Segera Turun
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
16 September 2020, 11:00 WIB
Jokowi Minta Kasus COVID-19 di Sembilan Provinsi Segera Turun
Presiden Joko Widodo. FOTO: Antara

RILIS.ID, Jakarta— Presiden Joko Widodo menyoroti perkembangan kasus COVID-19 di sembilan provinsi di Indonesia, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua dan Bali.

Jokowi meminta sejumlah menteri untuk bekerja sama dan memantau langsung perkembangan penanganan Covid-19 di 8+1 provinsi tersebut. 

Para menteri itu di antaranya Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Panjaitan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Donardo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu salah satunya menargetkan kasus COVID-19 di sembilan provinsi itu segera turun. 

“Target yang diharapkan penurunan penambahan kasus harian, kedua peningkatan angka kesembuhan dan ketiga menurunkan angka kematian,” kata Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dilansir dari laman resmi Setkab.go.id, Rabu (16/9/2020). 

Jokowi, kata Wiku, meminta agar target itu dapat tercapai dalam waktu dua minggu ke depan. Karenanya ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mengawalinya.

Pertama, menyamakan data antara pusat dan daerah yang diperlukan untuk mengambil keputusan yang cepat. Kemudian yang kedua melakukan operasi yustisi untuk penegakan disiplin protokol kesehatan untuk menindak yang melanggar peraturan.

Ketiga, peningkatan manajemen perawatan pasien Covid-19 untuk menurunkan mortality rate (angka kematian) dan meningkatkan recovery rate (angka kesembuhan).

Keempat, penanganan secara spesifik kluster-kluster Covid-19 di setiap provinsi tersebut. “Jadi penanganannya lebih spesifik pada daerah-daerah tertentu, berarti di kabupaten/kota dan juga kita akan lihat kluster-kluster spesifik ada di mana dan harus ditangani segera,” lanjut Wiku.

Kelima, perlu adanya sinergitas antar daerah yang bersebelahan seperti daerah penyangga di seputar ibu kota DKI Jakartadi antaranya Bogor, Depok, Tangerang, serta Bekasi baik kota ataupun kabupaten karena memiliki mobilitas yang cukup tinggi.

Ia meminta agar pemerintah daerah betul-betul menekan kasus yang menekan mobilitas penduduk agar potensi penularan dapat dicegah karena koordinasi pusat dan daerah sangat diperlukan secara rutin agar kondisinya dapat terkendali.

“Dan setiap bantuan yang diperlukan oleh pemerintah daerah dapat dikerahkan dari pemerintah pusat maupun bantuan kebijakan dan peraturan dari daerah sekitarnya,” pungkasnya. 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID