logo rilis
Jokowi Minta Indonesia Tularkan Pengelolaan Kemajemukan
Kontributor
Taufiqurrohman
22 Maret 2018, 18:22 WIB
Jokowi Minta Indonesia Tularkan Pengelolaan Kemajemukan
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia harus menularkan pengalaman mengelola kemajemukan, sehingga tetap dalam kondisi bersatu dan damai.

"Harus ditularkan pengalaman Indonesia dalam menjaga persatuan dan perdamaian di bumi Allah ini," kata Jokowi dalam silaturahim dengan peserta Musabaqah Hafalan Al Quran dan Hadist Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Suud Tingkat ASEAN dan Pasifik ke-10 Tahun 2018 di Istana Negara Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Jokowi meminta seluruh qari dan qariah, hafis dan hafisah agar terus mensyiarkan dan mengamalkan Al Quran dan Hadits Rosulullah di luar acara musabaqah.

"Kita semua harus membangun kemanusiaan yang adil dan beradab, tidak membentak anak yatim, peduli pada orang miskin, cinta sesama saudara sebangsa dan setanah air serta menyayangi seluruh kehidupan di bumi Allah ini," tutur Jokowi.

Ia mengatakan hal itu, agar semua umat di bumi Indonesia dan seluruh dunia melihat dan merasakan Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin.

"Dari setiap acata musabaqah saya harapkan terasa jejaknya dan manfaatnya bagi kehidupan bangsa Indonesia. Apalagi Indonesia terus jadi panutan banyak negara dalam mengelola kemajemukan karena kita punya 714 suku, ribuan bahasa lokal, tetapi kita tetap rukun dan bersatu," paparnya.

Menurut Jokowi, kondisi tersebut harus dijaga. Ia meminta umat supaya tidak sampai terjebak fitnah dan hasutan kebencian.

Ia menyebutkan, Al Quran telah diturunkan Allah sebagai pedoman bagi umat Islam yang harus terus dibaca dan dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari hari.

"Pelaksanaan musabaqah jangan dipandang sebagai pelaksanaan acara biasa. Musabaqah adalah sarana untuk memacu pengembangan hafalan serta pendalaman isi Al Quran dan hadits," katanya.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)