logo rilis
Jokowi Dinilai Bisa Terancam Proyek Mangkrak
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
26 Mei 2018, 00:10 WIB
Jokowi Dinilai Bisa Terancam Proyek Mangkrak
Presiden Jokowi dalam peresmian Tol Ngawi. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Pengamat politik LIPI, Hermawan Sulistyo, mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus melakukan evaluasi internal pemerintahannya. 

Pasalnya, saat ini ada sejumlah proyek infrastruktur yang mangkrak. Sementara, program pembangunan merupajan andalan dalam Nawacita Jokowi-JK.

"Jangan sampai program Nawacita yang sudah disusun bersama pak JK, kandas di tangan menteri-menteri," kata Hermawan kepada wartawan, Jumat (25/5/2018).

Hermawan mengatakan, belum lama setelah KPK melakukan OTT Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, ada Irjen Kemenhub merilis 33 proyek, mangkrak.

Mayoritas proyek pelabuhan yang mangkrak. Puluhan proyek itu tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan nilai mencapai Rp2,8 triliun.

Di antaranya, 10 proyek pelabuhan di wilayah Sumatera, 12 proyek di Kalimantan, dua proyek di Jawa, satu di Sulawesi, tiga di Nusa Tenggara Timur (NTT), empat di Maluku, dan satu proyek pelabuhan di Papua.

"Hal ini menjadi pertanyaan besar apakah Menteri Perhubungan itu bisa memimpin atau tidak," ujarnya.

Lucunya, Irjen sebagai backup internal malah mempermalukan kementeriannya dengan mengumbar kegagalan mereka di media.

"Yang mana itu artinya meludahi wajah pemerintahan hari ini, harusnya seorang Irjen mampu mengawal seluruh kebijakan agar jangan sampai salah," katanya.

"Ini kok malah bangga dengan kesalahan yang tidak bisa dikendalikannya," tambah Hermawan.

Belum lagi, lanjut dia, pekerjaan infrastruktur di Ditjen Kemenhub lainnya. Misal, audit dengan tujuan tertentu untuk hentikan lelang paket perkerjaan perkeretaapian.

"Padahal, perkeretaapian ini kebangaan Presiden Jokowi, karena dianggap transportasi yang murah, tepat, dan dapat dirasakan secara langsung," katanya.

Bila poyek-proyek mangkrak di Kemenhub diikuti oleh kementerian lainnya, khususnya berkaitan dengan infrastruktur, tentu dapat mengancam Jokowi.

Selain itu, bisa menjadi peluru bagi lawan-lawan politik. Jadi, tantangan pemerintahan Jokowi sekarang adalah sejauh mana infrastruktur ini dirasakan rakyat.

"Tantangan tersebut sekaligus janji politik 5 tahun Presiden Jokowi yang terangkum dalam Nawacita,” ujar Hermawan.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)