logo rilis
Jokowi Diminta Turun Tangan soal Rekaman Rini dan Dirut PLN
Kontributor
Budi Prasetyo
01 Mei 2018, 08:21 WIB
Jokowi Diminta Turun Tangan soal Rekaman Rini dan Dirut PLN
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Surabaya— Aktivis anti-korupsi dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Umar Shalahuddin, mengaku heran dengan beredarnya rekaman yang diduga menteri Rini Soemarno dan Dirut PLN Sofyan Basyir. Rekaman itu harus didalami untuk mengusut potensi adanya dugaan kecurangan. 

"Tentu sangat prihatin dan kecewa, di tengah persoalan ekonomi masy yg lagi susah, apalagi BBM naik terus," katanya di Surabaya, Selasa (1/5/2018).

Dia menduga, ada yang tidak beres dalam pengelolaan tata niaga energi nasional. Terutama pengelolaan aset strategis nasional. 

"Diduga ada yg tidak beres dalam pengelolaan aset dan proyek strategis nasional, khususnya PLN," tambahnya.

Dia berharap agar Presiden Joko Widodo turun tangan mengusut tuntas kasus itu. Jika memang ada pembantunya yang bersalah, Jokowi Diminta bertindak tegas. 

"Perlu ada tindakan yang tegas baik dari presiden (meninjau ulang jabatan Rini Sumarno) maupun aparat hukum terkait, jika ada indikasi tindak pidana," katanya. 

"Kasus ini harus diungkap seterang-terangnya dan harus menjadi evaluasi yang menyeluruh. Untuk selamatkan aset negara," pungkasnya. 

Editor: Sukma Alam


500
komentar (0)