logo rilis

Jokowi: Bangun Kota Pintar Harus Perhatikan Aspek Non-Fisik
Kontributor
Syahrain F.
28 April 2018, 13:15 WIB
Jokowi: Bangun Kota Pintar Harus Perhatikan Aspek Non-Fisik
Presiden Jokowi tampak tengah mendengarkan sambutan salah satu pemimpin negara dalam Rapat Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-32 ASEAN di The Istana Singapura, kemarin (274/2018). FOTO:  Biro Setpres

RILIS.ID, Jakarta— Presiden Joko Widodo menyambut baik inisiatif ASEAN Smart Cities Network (ASCN). Menurutnya, ASCN bisa menjadi jawaban atas tantangan masalah perkotaan yang sangat kompleks. 

Hal tersebut disampaikan Presiden saat berpidato pada Rapat Pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-32 ASEAN di The Istana Singapura, Jumat, 27 April 2018.

"Masalah perkotaan sangatlah kompleks dan ASCN merupakan salah satu jawaban terhadap tantangan tersebut. Untuk membangun kota yang berkelanjutan dan inklusif dengan dukungan teknologi serta inovasi," ujar Jokowi, dalam rilis yang diterima di Jakarta, hari ini (28/4/2018).

Jokowi mengatakan, Indonesia sedang mengembangkan Gerakan Menuju 100 Smart Cities guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan dan terpercaya. 

Namun, menurutnya, kota pintar tidak hanya mengenai penggunaan teknologi atau pembangunan fisik semata.

"Yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat membangun pola pikir, sikap dan karakter masyarakat yang lebih baik," lanjutnya.

Untuk itu, Jokowi mmeminta pengembangan ASCN mempertimbangkan kebutuhan dan potensi masing-masing kota serta mempertimbangkan kearifan lokal. 

Selain itu juga harus berorientasi pada peningkatan layanan publik dan memberikan perhatian pada pemberdayaan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)