logo rilis
Jika Terpilih Gubernur Jatim, Khofifah: Jabatan ASN Tak Boleh Dibeli
Kontributor
Budi Prasetyo
24 Juni 2018, 05:12 WIB
Jika Terpilih Gubernur Jatim, Khofifah: Jabatan ASN Tak Boleh Dibeli
Ilustrasi: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Surabaya— Calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan program Jatim Amanah merupakan mensinergikan kebijakan antara pemerintahan pusat, provinsi dan kabupaten/kota. 

"Kami menyampaikan program Nawa Bhakti Satya ada sembilan program. Jatim amanah adalah program kedelapan, kami ingin bersinergi. Kebijakan Pemprov dan pusat serta Kabupaten kota," katanya dalam debat Pilgub Jatim, di Surabaya, Sabtu (23/6/2018).

Khofifah juga berjanji akan menghapus jual beli jabatan dan transparan dalam mengangkat ASN untuk menduduki jabatan di birokrasi. 

"Tidak ada jual beli jabatan. Siapapun ASN yang lulus uji kompetensi berhak menjadi kepala SKPD. Memastikan bagaimama langkah tidak terjadi korupsi dalam pemerintahan Jawa Timur," tambahnya. 

Debat ketiga ini mengangkat tata kelola pemerintah dan pelayanan publik. Sementara itu, Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menyebut prestasi Jawa Timur selama dipimpin Soekarwo. 

"Selama mendampingi pak gubernur kami memperoleh 90 penghargaan kaitannya dengan kinerja pemerintahan," kata Gus Ipul.

Pilgub Jatim diikuti dua pasangan calon, yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak yang diusung Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai NasDem, PPP, dan Partai Hanura. Sementara, Gus Ipul-Puti Guntur Soekarnoputri diusung PDIP, PKB, PKS dan Partai Gerindra.

Editor: Sukma Alam




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID